Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:56

CERPEN

Cerpen: Lomba 17 Agustus Paling Absurd Sepanjang Sejarah
Ruang Menulis

Cerpen: Lomba 17 Agustus Paling Absurd Sepanjang Sejarah

ASKARA - Setiap tahun 17 Agustus, kampung kami selalu mengadakan lomba. Biasanya lomba makan kerupuk, balap karung, atau tarik tambang. Tapi tahun 2025 ini, entah siapa y ...

Tak Semua Kerja Itu Megang Duit

ASKARA - Setiap hari Toni berangkat pagi, pulang petang, menyusuri lorong-lorong kota dengan ransel lusuh dan tatapan yang makin kosong. Orang-orang mengira ia sukses kar ...

Cerpen: Sebiji Dzarrāh yang Menentukan Surga

ASKARA - Semua bermula dari sebuah unggahan sederhana berisi kutipan Al-Qur’an dan nasihat singkat tentang kejujuran. Namun siapa sangka, unggahan itu menjadi awal ...

Cerpen: Janji Tua dan Pengkhianatan Saudara

ASKARA - Di balik wajah sendu Pak Haris yang rajin ke masjid sebelum fajar, tersimpan luka sumpah yang belum tertebus. Namun, bukan hanya kenangan dan penyesalan yang men ...

Cerpen: Ketika Orang Ketiga Mengintip Bahagia

ASKARA - Tak ada yang mengira bahwa bahagia bisa rapuh. Retakan kecil di antara tawa dan pelukan bisa mengundang luka. Seperti rumah yang terbakar dari percikan lilin, ci ...

Cerpen: Kerupuk Tersisa Di Ujung Senja

ASKARA - Di usia yang sudah merangkak 90 tahun, tubuh Mbah Niti telah bungkuk, matanya kabur, dan langkahnya rapuh. Tapi hidup tak menunggu iba. Setiap hari, ia memanggul ...

Cerpen: Dua Detik Terakhir di Ruang Operasi

ASKARA - Langit Sinarjati sore itu memerah. Awan menggumpal bagai luka yang belum dijahit, menggantung murung di atas atap atap rumah yang berderet bagai pasien menunggu ...

Cerpen: Jempol yang Menyesatkan

ASKARA - Rudi tidak pernah berniat mengkhianati. Tidak ada niat sadar, tak ada rencana busuk. Semua terjadi... karena hal yang sepele. Awalnya hanya jempol di kolom st ...

Cerpen: Takdir yang Tak Pernah Terlihat

ASKARA - Hujan turun deras di luar jendela rumah Santi. Kilatan petir sesekali menerangi langit malam, disusul gemuruh guntur yang menggema di kejauhan. Angin meniup daun ...

Permata yang Tertukar

Oleh: Dwi Taufan Hidayat - ASKARA - “Kau tahu, Van... Lucu, ya. Klien-klienku yang datang mengadu tentang suaminya yang selingkuh itu biasanya cantik-cantik. Pin ...

Cerpen: Bayang-Bayang Keberanian: Kisah Terbalik Hakim Bao

Oleh: Dwi Taufan Hidayat  ASKARA - Tiga belas tahun setelah kepergiannya, nama Hakim Bao masih bergema di lorong-lorong pengadilan, meski kini hanya sebagai bisik ...

Waktu Yang Kami Tunggu untuk Bertengkar

ASKARA - Tangannya menggenggam erat cangkir teh yang mulai dingin. Wajahnya menatap kosong ke arah taman kecil yang mulai basah oleh gerimis sore. Aroma lavender dari lil ...

Cerpen: Sepi yang Pulang Diam-Diam

ASKARA - Keselamatan dan rahmat Allah semoga tercurahkan buat kita semua. Aamiin. Duniaku kembali sepi. Sunyi terasa lebih nyaring dari biasanya, sejak cucu pertamaku ...

Cerpen: Rumah Terbuka yang Tertutup

Oleh: Dwi Taufan Hidayat ASKARA - Rumah itu tampak biasa dari luar—sebuah paviliun modern berhalaman kecil dengan batu-batu koral rapi menghiasi jalur masuknya. ...

Cerpen: Fatamorgana Kehidupan

ASKARA - Langit di atas Jakarta berwarna oranye keemasan saat Reza melangkah keluar dari apartemennya. Angin sore berhembus pelan, membawa suara bising lalu lintas dan ge ...