Senin, 08 Juni 2026 | 14:23
NEWS

Gerakan Sujud Dalam Shalat Menolong Gangguan Pernapasan Akibat Covid-19

Gerakan Sujud Dalam Shalat Menolong Gangguan Pernapasan Akibat Covid-19
Dokter Rufai yang menangani pasien Covid-19 di Florida, Amerika Serikat. Dok: Instagram/@aagym

ASKARA - Sebagian besar pengidap Covid-19 mengalami gejala sesak napas. Karena penyakit tersebut menyerang sistem pernapasan. Ada metode mengatasi sesak napas untuk meringankan gejala saat sesak dirasakan.

Pendakwah Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym mengunggah sebuah video yang dapat menolong pasien yang terjangkit Covid-19. Dalam video itu menunjukan posisi menyerupai sujud membantu mengirimkan oksigen ke paru-paru. 

"Ternyata posisi sujud dalam shalat akan sangat menolong bagi yang terkena gangguan saluran pernapasan akibat covid, masyaa Allah semakin banyak hikmah di balik musibah," tulisnya dalam akun Instagram @aagym, Jumat (11/9).

Dokter Rufai dari Florida, Amerika Serikat mengatakan, dalam situasi sulit para tenaga kesehatan harus memberikan oksigen kepada pasien Covid-19. Merawat pasien yang mengalami gagal pernapasan dengan bantuan ventilator. 

"Jadi apa yang saya tunjukan adalah manuver akan membantu, untuk memindahkan oksigen ke paru-paru anda dan memindahkan lendir paru-paru," kata dr Rufai dalam video tersebut. 

Dia mencontohkan dengan berbaring secara tengkurap, memgambil posisi di atas lutut dan siku tangan. Kemudian kepala ditundukan sehingga posisi punggung akan turun. 

"Anda dapat melihat kaki, lutut, siku dan posisi saya. Dalam Yoga disebutnya 'downward dog' hal ini akan mengringkan paru-paru," tutur dr Rufai. 

Gerakan yang ditunjukannya merupakan sebuah manuver yang akan membantu memindahkan oksigen ke paru-paru dan memindahkan lendir yang menjadi penyumbat saluran pernafasan. 

"Membantu mengirim oksigen ke bagian bawah paru-paru. Covid-19 akan menyerang bagian bawah, paru-paru anda keluar cairan tebal yang akan memblokir paru-paru dan menyebabkan lemas," jelasnya. 

Banyak penlitian yang menunjukan bahwa cara terbaik untuk mengirim oksigen dengan menempatkan pasien pada posisi tengkurap. Di mana mengambil posisi pada tangan dan lutut lalu menjatuhkan siku dan menundukan kepala. 

"Menarik napas dalam-dalam dan batuk. Ini yang disebut proning. Posisi ini sangat efektif dalam melumpuhkan semua kotoran dan lendir tebal seperti lem di dasar paru-paru," terang dr Rufai. 

Metode untuk mengatasi sesak napas ini bukanlah sebagai pengganti pengobatan utama untuk menangani penyakit Covid-19. Hanya mencoba mengatasi sesak napas tanpa meggunakan obat-obatan. 

Komentar