'Surat Terbuka Paling Serius' untuk Holland Bakery
ASKARA - Jakarta kembali memasuki musim tahunan yang selalu sukses membuat warganya bertanya-tanya, "Ini lagi di Jakarta atau lagi dijemur di wajan?"
Di tengah suhu yang terasa seperti fitur air fryer gratis dari alam, muncul berbagai usulan kreatif. Ada yang ingin menyemprot langit pakai selang pemadam, ada yang mengusulkan matahari diberi jam kerja, dan ada pula yang akhirnya menemukan solusi paling masuk akal... menurut logika warga +62.
Konon, di setiap gerai Holland Bakery berdiri sebuah kincir angin yang tak pernah berhenti berputar. Dari situlah lahir keyakinan ilmiah versi tongkrongan warga urban 68: kalau kincirnya diputar lebih kencang, Jakarta pasti lebih adem.
Berbekal optimisme yang jauh lebih besar daripada ilmu fisika, lahirlah surat bersejarah berikut ini.
Surat Terbuka
Kepada Yth.
Store Manager Holland Bakery
Se-Jakarta
Perihal: Permohonan Penambahan Kecepatan Kincir Angin
Dengan hormat,
Sehubungan dengan meningkatnya suhu udara Jakarta yang belakangan ini membuat sandal ikut berkeringat, kami mewakili warga ibu kota mengajukan permohonan sederhana.
Kiranya mulai pukul 12.00 hingga 17.00 WIB, kincir angin di seluruh gerai Holland Bakery dapat diputar lebih kencang, minimal mode "angin topan".
Kami memahami bahwa secara ilmiah kincir tersebut mungkin hanya hiasan. Namun sebagai warga yang sudah kepanasan, kami memilih percaya pada harapan daripada rumus fisika.
Bila perlu, putarannya disinkronkan dengan seluruh cabang Holland Bakery di Jabodetabek. Siapa tahu anginnya bisa kolaborasi dan membentuk "Sirkulasi Nasional."
Kalau masih kurang juga, kami siap mengusulkan pemasangan kincir tambahan ukuran Monas.
Demikian permohonan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan hembusan angin yang mungkin terjadi, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Koalisi Warga Jakarta Kepanasan
Ketua: Fatah
Sekretaris: Qiqi
NB: Kalau setelah kincir dipercepat Jakarta tetap panas, berarti yang harus dipelankan bukan kincirnya... tapi Mataharinya.

Komentar