Indonesia Terancam Gelombang Baru Covid-19? Ini Peringatan Kolonel Cobra!
ASKARA – Lonjakan kasus Covid-19 di kawasan Asia memantik kewaspadaan berbagai negara, tak terkecuali Indonesia. Menyikapi situasi tersebut, mantan Komandan Lapangan dan Koordinator Humas Satgas Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Laut (K) drg. M. Arifin, Sp.Ort., M.Tr.Opsla, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada tanpa perlu panik.
Perwira TNI AL yang kini menjabat Komandan Rumah Sakit Marinir Cilandak itu menyampaikan imbauannya menanggapi surat edaran dari Kementerian Kesehatan RI yang memberikan peringatan dini terhadap potensi peningkatan kasus di Indonesia.
"Kita tetap waspada, namun tidak perlu panik. Langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama bisa menjadi kunci pencegahan," ujar Kolonel Arifin dalam keterangan tertulis, Senin (9/6).
Ia mengajak masyarakat untuk kembali menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk mencuci tangan setelah beraktivitas dan memakai masker di tempat keramaian, terutama bagi yang sedang flu atau batuk.
"Masker penting, terutama di kerumunan. Kita tidak tahu siapa yang sedang sakit. Melindungi diri adalah langkah sederhana tapi berdampak besar," tegasnya.
Dokter militer yang dikenal dengan call sign “Cobra” ini bukan sosok baru dalam penanganan wabah. Sejak awal pandemi 2020, Kolonel Arifin telah terlibat langsung dari Pulau Natuna, Pulau Sebaru, hingga menjadi bagian penting dari lini depan di RSD Wisma Atlet Kemayoran, simbol ketangguhan Indonesia melawan pandemi.
"Saya percaya, jika kita kompak dan saling menjaga, penyebaran virus bisa ditekan. Indonesia sudah terbukti tangguh saat pandemi Covid-19 tahun 2020 hingga selesai pandemi. Sekarang tinggal bagaimana kita tidak lengah," ujar Kolonel Arifin.
Ia juga mendorong masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala gangguan pernapasan seperti radang tenggorokan atau batuk.
Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya menjaga disiplin protokol kesehatan yang telah terbukti menyelamatkan jutaan jiwa di masa lalu.
"Indonesia bisa. Kita sudah lewati masa-masa yang sangat sulit bersama. Kini saatnya kembali disiplin, tanpa harus takut berlebihan," pungkasnya.
Dengan pengalaman, ketegasan, dan optimisme yang dibawanya, Kolonel Arifin mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak abai. Karena melindungi diri berarti melindungi sesama. Dan karena Indonesia, sebagaimana terbukti sebelumnya, bukan bangsa yang mudah ditaklukkan.

Komentar