Empat Orang Meninggal Akibat Longsor di Ciawi
ASKARA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Ciawi, Kabupaten Bogor sejak tadi malam mengakibatkan dinding rumah warga Kampung Cibolang, Desa Banjarwangi ambruk tertimpa tanah longsor.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo menyampaikan, rumah yang terdampak berjumlah satu. Longsor terjadi pada Kamis dini hari (20/2) pukul 03.00 WIB saat penghuni sedang tidur.
"Penghuni rumah empat orang ditemukan warga sudah dalam kondisi meninggal," kata Agus kepada media.
BPBD setempat bersama TNI, Polri, pemadam kebakaran, Satpol PP, aparat desa dan masyarakat sudah turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi, pendataan serta membawa korban ke Rumah Sakit Ciawi untuk otopsi.
Adapun identitas korban meninggal yaitu Abas Abdul Latif (45), Ela Latifah (35), Esa Baskilah (6) dan Ean (4).
Sebelumnya, BNPB mencatat lebih dari 400 bencana terjadi hingga minggu ketiga Februari 2020. Bencana hidrometeorologi mendominasi mengakibatkan korban meninggal dunia 94 orang dan hilang dua orang.
Bencana hidrometeorologi yang dominan itu meliputi banjir 171 kejadian, puting beliung 155, tanah longsor 98 dan gelombang pasang atau abrasi dua kejadian.
"Dari sejumlah kejadian ini, banjir merupakan yang paling banyak mengakibatkan korban meninggal dunia yaitu 86 orang, disusul tanah longsor lima dan puting beliung tiga," jelas Agus.
Catatan BNPB, dari awal tahun hingga 10 Februari, banjir memberikan dampak paling besar dibandingkan bencana lain.
Distribusi jenis kejadian selain bencana hidrometeorologi yaitu kebakaran hutan dan lahan 28 kejadian dan gempa bumi satu kejadian.
"Total jumlah kejadian bencana sepanjang awal tahun Januari hingga minggu ketiga Februari 2020 berjumlah 455 kejadian," demikian Agus.

Komentar