Selasa, 09 Juni 2026 | 06:14
NEWS

Banjir dan Tanah Longsor Masih Mengintai

Banjir dan Tanah Longsor Masih Mengintai
Banjir melanda sejumlah wilayah Indonesia (Dokumentasi BNPB)

ASKARA - Tanah longsor melanda Desa Hergamanah, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat yang mengakibatkan 10 rumah rusak berat. Longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, Selasa (11/2).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat juga mencatat sebanyak 70 unit rumah mengalami rusak ringan hingga rusak sedang. 

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Agus Wibowo mengatakan, longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan tanggul yang jebol. 

BPBD Kabupaten Bandung Barat melakukan penanganan darurat seperti kaji cepat, evakuasi dan penyelamatan, pengamanan barang warga serta koordinasi dengan dinas terkait. 

"Keluarga yang rumahnya mengalami rusak berat telah mengungsi ke rumah saudara maupun tetangga," ujar Agus kepada media, Rabu (12/2).

Sementara tenda pengungsi didirikan untuk mengakomodasi warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Warga terdampak membutuhkan bantuan logistik permakanan, selimut dan tikar. 

Sementara, wilayah lain dilanda banjir tepatnya di Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Hujan lebat menyebabkan Sungai Batang Maek meluap Rabu pagi sekitar pukul 04.30 WIB. 

"BPBD setempat telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan darurat di lapangan," kata Agus. 

Banjir juga terjadi di Desa Tlagan di Madiun dan Desa Curup di Panukal Abab Lematang Ilir. Sejumlah kepala keluarga terdampak akibat peristiwa alam tersebut. 

"Hujan yang berintensitas tinggi serta sungai yang tidak mampu menampung debit air hujan akhirnya meluap dan mengenangi beberapa kawasan tersebut," terang Agus. 

Data BNPB per 10 Februari 2020 mencatat bencana banjir merupakan bencana yang tertinggi terjadi. 

"Jumlah kejadian hingga minggu ketiga Februari 2020 yaitu banjir 171 kejadian, puting beliung 155, tanah longsor 98, kebakaran hutan dan lahan 28, gelombang pasang dua, dan gempa bumi satu," papar Agus.

Komentar