Selasa, 09 Juni 2026 | 06:17
NEWS

297 Bencana Terjadi di Januari 2020, Jabar Paling Banyak Korban

297 Bencana Terjadi di Januari 2020, Jabar Paling Banyak Korban
Ilustrasi bencana alam. (Shutterstock/tss)

ASKARA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 297 bencana terjadi hingga 30 Januari 2020. 

Dari peristiwa tersebut, sebanyak 91 orang meninggal dunia dan 2 orang hilang serta 120 orang lainnya luka-luka. 

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo mengatakan beberapa wilayah di Indonesia dilanda banjir dan tanah longsor yang cukup parah, di antaranya banjir di Jabodetabek. 

"Bencana hidrometeorologi mendominasi kejadian bencana di awal tahun 2020. Dalam kurun waktu 1 hingga 30 Januari 2020," ujar Agus di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (31/1/).

Banjir dan tanah longsor di Sukajaya, Kabupaten Bogor, banjir dan tanah longsor di Lebak-Banten. Serta banjir di Kabupaten Bandung. Bencana puting beliung juga terjadi di Kabupaten Sukabumi. Bencana lain ialah kebakatan hutan dan lahan.

"Kebakaran hutan dan lahan juga masih terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain di Provinsi Aceh, Riau, Maluku, dan Kalimantan Timur," jelas Agus. 

Berdasarkan data di atas, jumlah korban meninggal dan hilang adalah 93 jiwa yang terdiri dari 56 persen adalah anak-anak dan lansia. Sedangkan kelompok usia remaja 22 persen dan dewasa 20 persen.

"Provinsi Jawa Barat merupakan daerah dengan korban jiwa paling banyak selama periode Januari 2020 yaitu 28 jiwa, diikuti Banten dan DKI Jakarta," ungkap Agus. 

BNPB mencatat, 92 persen korban jiwa akibat banjir. Banjir di Jabodetabek merupakan kejadian yang paling banyak menimbulkan korban jiwa yaitu 62 orang.

Selain itu, tercatat, sebanyak 893.996 orang mengungsi, 10.613 unit rumah rusak, 132 fasilitas pendidikan rusak, 103 fasilitas peribadatan rusak, 11 fasilitas kesehatan rusak, 44 unit rusak dan 82 jembatan rusak. 

Komentar