Rabu, 17 Juni 2026 | 22:07
NEWS

Prof Rokhmin Dahuri Sebut Orang Beriman dan Bertakwa Tidak Mendukung Kejahatan

Prof Rokhmin Dahuri Sebut Orang Beriman dan Bertakwa Tidak Mendukung Kejahatan
Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS

ASKARA - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS menyampaikan pesan yang sangat penting tentang pentingnya iman dan takwa dalam kehidupan.  Hal ini mengajarkan kita untuk selalu berusaha meraih kebahagiaan akhirat dengan memperbanyak amal dan ibadah.

Beliau mengutip hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa kenikmatan di dunia ini hanya 1 persen dan sisanya di Surga mengingatkan kita bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, dan yang lebih utama adalah kehidupan di akhirat.

"Ada hadits Rasulullah SAW, bahwa ternyata kenikmatan di dunia itu hanya 1 persen, sedangkan 99 persen nya itu ada di Surga," ujar Prof Rokhmin Dahuri lewat akun Instagramnya, Senin (3/2).

Wakil Ketua Dewan Pakar Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) itu juga menekankan bahwa kebahagiaan dan kesuksesan sejati tidak hanya diperoleh dari kesenangan duniawi, tetapi juga dari kehidupan akhirat. 

Prof Rokhmin Dahuri menyampaikan pesan yang sangat mendalam tentang keimanan dan ketakwaan. Beliau mengatakan Allah berjanji akan memberikan berkah dari langit dan bumi kepada suatu kaum yang beriman dan bertakwa. Keberkahan ini bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam segala aspek kehidupan, seperti kedamaian, kesejahteraan, dan kebahagiaan yang hakiki.

"Dalam Al-Qur'an, surat Al-A'raf ayat 96, disebutkan, jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya," sebut Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan - IPB University itu.

Ayat ini menegaskan bahwa iman dan takwa dapat membawa berkah dan kebaikan dalam kehidupan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memprioritaskan iman dan takwa dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, beliau juga menyatakan bahwa seorang yang beriman dan bertakwa tentu tidak akan mendukung perbuatan jahat atau membela penjahat. Ketakwaan menuntut kita untuk selalu berada di jalan yang benar dan menegakkan kebenaran serta keadilan.

"Seorang yang beriman dan bertakwa tidak mungkin membela penjahat," tegas Dosen Kehormatan Mokpo National University Korea Selatan itu.

Seorang yang benar-benar beriman dan bertakwa akan selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik di dunia ini dengan tujuan mencapai kebahagiaan yang abadi di akhirat. 

Oleh karena itu, seorang yang beriman dan bertakwa seharusnya fokus pada amal yang baik, menjaga akhlak, dan tidak membela kejahatan atau penjahat, karena penjahat bertentangan dengan prinsip keadilan yang diajarkan oleh Islam.

"Semoga kita semua bisa menjadi hamba yang beriman dan bertakwa, sehingga mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah di dunia dan akhirat," imbuh Ketua Umum MAI (Masyarakat Akuakultur Indonesia) itu.

Komentar