Minggu, 25 September 2022 | 22:01
NEWS

2 Pati Polri Ditempatkan Bareng Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob Terkait Brigadir J

2 Pati Polri Ditempatkan Bareng Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob Terkait Brigadir J
Irjen Ferdy Sambo (Dok Viva)

ASKARA - Selain Irjen Ferdy Sambo, Polri juga melakukan isolasi terhadap dua perwira tinggi (pati) di di Mako Brimob. 

Dua pati itu diduga tidak profesional hingga melanggar etik terkait kasus kematian Brigadir J. 

Irwasum Polri, Komjen Agung Budi Maryoto menyebut ada 11 personel yang melakukan pelanggaran hingga harus ditempatkan di tempat khusus termasuk di Mako Brimob.

"Yang melakukan pelanggaran 11 dilaksanakan penempatan khusus, yang tiga perwira tinggi ditempatkan di Mako Brimob Polri," ungkap Agung kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa malam (9/8). 

Namun, Agung tidak merinci siapa saja dua perwira tinggi lainnya yang ditempatkan di Mako Brimob. Namun, salah satunya adalah Irjen Ferdy Sambo.

Agung mengungkapkan, setidaknya ada 56 personel Polri yang diperiksa terkait kasus Brigadir J. 

31 di antaranya disinyalir kuat melanggar kode etik termasuk merusak TKP tewasnya Brigadir J.

"Dari 56 personel Polri tersebut terdapat 31 personel Polri yang diduga melanggar kode etik profesional Polri atau KKEP," terang Agung. 

Diberitakan, Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka karena menyuruh Bharada E menembak Brigadir J termasuk membuat skenario seolah-olah terjadi aksi baku tembak antara J dan E.

Dalam proses penyidikan yang dilakulan oleh Polres Metro Jakarta Selatan hingga Polda Metro Jaya, ditemukan kejanggalan salah satunya CCTV yang hilang. 

Tim Khusus Polri sendiri bergerak dan menilai ada tindakan tidak profesional yang dilakukan oleh personel Polri itu sendiri.

Komentar