Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:52
NEWS

Beberapa Organ Tubuh Brigadir J Akan Dibawa ke Jakarta untuk Diautopsi Ulang

Beberapa Organ Tubuh Brigadir J Akan Dibawa ke Jakarta untuk Diautopsi Ulang
Ilustrasi jenazah (Dok U-Report)

ASKARA - Anggota tim kuasa hukum keluarga Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, Jhonson Panjaitan mengatakan, beberapa bagian dari organ tubuh almarhum yang dicurigai akibat penganiayaan akan diperiksa dan dibawa ke Jakarta. 

Hal itu dilakukan lantaran pemeriksaan tidak bisa dilakukan di Jambi. 

"Untuk beberapa organ tubuh dari Brigadir Yoshua akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan karena di Jambi tidak bisa dilakukan," kata Jhonson Panjaitan, Rabu (27/7).

Dikatakan Jhonson, hal tersebut diputuskan setelah dilakukan pembicaraan dari tim forensik Mabes Polri dengan tim independen serta pihak perwakilan keluarga. 

Tujuannya, untuk memastikan apa penyebab kematian Brigadir J dengan mengambil organ tubuh yang dicurigai untuk diperiksa di Jakarta bukan di Jambi. 

Kemudian dalam melakukan autopsi ulang nanti akan melibatkan banyak pihak di antaranya dari TNI, perguruan tinggi dan dokter perwakilan keluarga yang ditunjuk.

"Hal ini kami lakukan agar hasil pemeriksaan autopsi ulang akan transparan sehingga bisa terungkap kasus,” ujar Jhonson. 

Pada pelaksanaan autopsi ulang nanti kesepakatan bersama dengan tim Mabes Polri bahwa pihak keluarga juga diperbolehkan untuk melihat langsung mulai dari penggalian kuburan hingga pelaksanaannya.

"Untuk sementara ini kesepakatannya kami masih diperbolehkan untuk melihat langsung pelaksanaan otopsi ulang almarhum Brigadir Yoshua," jelas Jhonson.

Sesuai jadwal, pada pukul 07.00 WIB, tim mulai melalukan penggalian makam. Kemudian peti jenazahnya akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Sungai Bahar yang berjarak dua kilometer dari lokasi pemakaman untuk dilalukan autopsi ulang dan akhirnya dimakamkan lagi.  

Autopsi ulang ini atas permintaan dari keluarga Brigadir J melalui kuasa hukumnya. 

Tindakan ini dilakukan untuk memastikan apa sebenarnya penyebab kematian Brigadir J. 

Namun, berdasar keterangan awal kepolisian, Brigadir J tewas setelah terlibat baku tembak dengan Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7).(ant/jpnn)

Komentar