Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:55
NEWS

Kualitas Udara di Jakarta Kembali yang Terburuk di Dunia

Kualitas Udara di Jakarta Kembali yang Terburuk di Dunia
Kualitas udara Jakarta (Dok Instagram @jktinfo)

ASKARA - Kualitas udara DKI Jakarta kembali mencatatkan diri sebagai yang terburuk di dunia berdasarkan situs IQ Air Index, pada Senin (20/6) pagi.

Menukil laman iqair.com, indeks kualitas udara (Air Quality Index/ AQI) di Jakarta pada pukul 09.35 WIB berada di angka 173 US AQI dengan PM 2.5 sebesar 98,8 µg/m³ dan PM 10 sebesar 11,9 µg/m³.

Untuk diketahui, PM 2.5 merupakan partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2.5 mikron (mikrometer). 

“Konsentrasi PM2.5 di udara Jakarta saat ini 19,8 kali di atas nilai panduan kualitas udara tahunan WHO,” tulis peringatan IQ Air. 

Cuaca hari ini di Jakarta tercatat berkabut dengan suhu 29 derajat celsius dan kelembaban 84 persen.

Selanjutnya, kecepatan angin tercatat 3,7 km/jam dan tekanan 1.010 mb. Untuk kota dengan kualitas udara terburuk selanjutnya ditempati oleh Santiago, disusul Lahore, Dubai, Delhi, dan Lima. 

Sebelumnya, Kualitas udara di Jakarta menjadi yang terburuk di dunia dengan indeks 160 hingga pukul 07.50 WIB, Jumat (17/6). 

Kualitas udara Jakarta tersebut tercatat berdasarkan Lembaga data kualitas udara, IQ Air.  

Berdasar standar Amerika Serikat (AQ US) indeks kualitas udara digolongkan pada indeks 151 hingga 200 yang masuk kategori udara tidak sehat.

Komentar