Kamis, 04 Juni 2026 | 09:53
NEWS

Lagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

Lagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia
Ilustrasi Polusi Udara Jakarta (Theconversation.com)

ASKARA - Kualitas udara di Jakarta kembali menjadi yang terburuk di dunia dengan indeks 160 hingga pukul 07.50 WIB, Jumat (17/6). 

Kualitas udara Jakarta tersebut tercatat berdasarkan Lembaga data kualitas udara, IQ Air.  

Berdasar standar Amerika Serikat (AQ US) indeks kualitas udara digolongkan pada indeks 151 hingga 200 yang masuk kategori udara tidak sehat. 

Konsentrasi particulate matter (PM) 2.5 mencapai 14,6 kali lipat di atas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

PM 2.5 merupakan polutan pencemar udara yang paling kecil dan berbahaya bagi kesehatan tubuh. 

IQ Air menyarankan masyarakat menggunakan masker, menghidupkan pemurni udara, menutup jendela dan menghindari aktivitas di luar rumah.

Sebelumnya, kualitas udara Jakarta menduduki posisi pertama terburuk di dunia, pada Rabu (15/6) lalu. Kualitas udara Jakarta mencapai indeks 188 pada pukul 11.00 WIB.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, peningkatan volume kendaraan memicu kualitas udara menjadi buruk. 

"Memang Jakarta ini cukup padat. Kendaraan kembali normal, ada peningkatan polusi," ujar Riza, Kamis (16/6). 

Berdasarkan perkiraan BMKG pada hari ini, suhu udara di DKI Jakarta berada pada kisaran 25-32 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara diperkirakan berada pada rentang 75-100 persen.

Komentar