Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:53
NEWS

Basarnas Bersama Potensi SAR Lakukan Pencarian Pemuda yang Diduga Tenggelam

Basarnas Bersama Potensi SAR Lakukan Pencarian Pemuda yang Diduga Tenggelam
Basarnas bersama potensi SAR lakukan pencarian pemuda yang diduga tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat (Dok Basarnas)

ASKARA - Basarnas bersama potensi SAR melakukan upaya pencarian terhadap seorang pemuda yang diduga tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat (BKB), Jalan Tanggul Banjir Kanal Barat, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Minggu (2/8).

Korban diketahui bernama M. Tomul Adi Kurniawan (19), warga Jelambar Utama Sakti I, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 22.00 WIB saat korban bertengkar dengan teman wanitanya. Korban kemudian melompat ke Kali BKB untuk mengambil kunci yang sebelumnya terlempar ke sungai. Saat berusaha berenang menuju tanggul, korban diduga tidak mampu melawan derasnya arus hingga akhirnya tenggelam. Warga sempat berupaya memberikan bantuan dengan melemparkan alat bantu apung, namun korban terbawa arus dan menghilang.

Pada minggu (2/8) Basarnas bersama Potensi SAR melakukan penyisiran menggunakan perahu karet menyusuri aliran Kali Banjir Kanal Barat hingga sejauh kurang lebih 2 kilometer dari lokasi kejadian. Pencarian juga dilakukan melalui pengamatan visual di sepanjang bantaran kali dengan radius yang sama. Hingga Minggu (2/8) petang, korban masih belum ditemukan sehingga operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Senin (3/8) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Desiana Kartika Bahari, mengatakan bahwa pencarian akan kembali dimaksimalkan dengan evaluasi hasil operasi pada hari kedua.

"Tim SAR gabungan telah melaksanakan penyisiran di sepanjang aliran Kali Banjir Kanal Barat menggunakan perahu karet serta pengamatan melalui jalur darat. Hingga sore hari korban masih belum ditemukan, sehingga operasi kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi. Kami akan melakukan evaluasi terhadap area pencarian dan mengoptimalkan metode pencarian agar korban dapat segera ditemukan," ujar Desiana.

Operasi SAR melibatkan unsur dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Pemadam Kebakaran Tanjung Duren, BPBD Jakarta Barat, Babinsa, BTB Baznas/Bazis, ERT Rumah Zakat, IMANICARE, Mapala Mustopo, RMI, RAC, serta masyarakat setempat.

 

Komentar