Kamis, 10 September 2026 | 08:25
NEWS

Dari Dakwah Ekonomi hingga Indonesia Emas 2050: Pesan Kebangsaan Menguat di HUT ke-25 Partai Demokrat

Dari Dakwah Ekonomi hingga Indonesia Emas 2050: Pesan Kebangsaan Menguat di HUT ke-25 Partai Demokrat
HUT ke-25 Partai Demokrat (foto.him)

ASKARA - Suasana kebersamaan lintas partai mewarnai kick off peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Senayan, Jakarta, Rabu sore (9/9/2026).

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) HM. Mardiono hadir secara langsung dalam agenda bersejarah tersebut. Ia didampingi Ketua DPP Syarikat Islam, Hilman Ismail Metareum.

Kehadiran keduanya menjadi simbol kuatnya silaturahmi antar pilar demokrasi. Rangkaian HUT ke-25 ini secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Momentum seperempat abad ini, kata AHY, dijadikan sebagai refleksi dan titik tolak untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

"Perjalanan 25 tahun Partai Demokrat bukanlah perjalanan yang mudah. Berbagai dinamika, mulai dari suka dan duka hingga jatuh bangun, telah membentuk karakter partai untuk terus belajar, berbenah, dan semakin matang dalam mengabdi kepada rakyat," ujar AHY dalam pidatonya.
Jejak Sejarah dan Dakwah Ekonomi
Kehadiran PPP yang lahir jauh lebih awal, yakni 5 Januari 1973 dari fusi 4 fraksi partai di parlemen termasuk Syarikat Islam, memberikan makna tersendiri. PPP memaknai HUT Demokrat sebagai pengingat peran partai politik sebagai pilar demokrasi.

Bagi Syarikat Islam yang kini bertransformasi menjadi Organisasi Kemasyarakatan Islam, momentum ini sejalan dengan perjuangannya. Organisasi tersebut tengah memfokuskan diri pada garis perjuangan 'Dakwah Ekonomi' sesuai tema Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur, yakni "Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati".

Dalam sambutannya, HM. Mardiono menyampaikan selamat ulang tahun untuk Partai Demokrat.

"Selamat HUT Partai Demokrat ke-25 dan sekaligus Selamat Hari Ulang Tahun Bapak Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Semoga Partai Demokrat dapat bergandengan tangan bersama Partai Persatuan Pembangunan menuju Indonesia makmur sejahtera," ucap Mardiono.

Senada, Hilman Ismail Metareum berharap soliditas antar partai tetap terjaga.

"Partai Demokrat dan partai-partai di Republik Indonesia dapat menjalin sinergi dan maju bersama, bersahabat dan rukun, bersaing secara sehat ketika nanti pada perhelatan kontestasi demokrasi di masa yang akan datang pada tahun 2029," harap Hilman.
Pesan Optimisme Prabowo
Puncak acara semakin bergelora saat Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto, memberikan sambutan utama di hadapan ribuan kader Demokrat yang memadati Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK).

Presiden Prabowo membakar semangat hadirin dengan pesan optimisme. Ia menegaskan Indonesia memiliki semua potensi untuk menjadi negara ke-4 terbesar di dunia.

"Dengan memanfaatkan segala potensi yang ada, pada tahun 2050 nanti Indonesia akan menjadi negara yang dipandang di mata dunia," tegas Prabowo.

Ia menambahkan, keniscayaan tersebut akan dinikmati oleh generasi muda.

"Sebuah keniscayaan bahwa yang menikmati nanti adalah generasi muda yang akan menjalankan tongkat estafeta pembangunan Indonesia pada saatnya di era global," katanya.

Pidato Presiden Prabowo ditutup dengan pekik "Merdeka!" yang disambut gegap gempita dan tepuk tangan meriah seluruh kader Partai Demokrat dari seluruh Indonesia yang hadir. (HIM)

Komentar