Rabu, 17 Juni 2026 | 21:29
NEWS

Arahan Kepala BNPB Agar Tak Ada Penularan Corona di Pengungsian Gempa Sulbar

Arahan Kepala BNPB Agar Tak Ada Penularan Corona di Pengungsian Gempa Sulbar
Doni Munardo di Sulbar (Dok BNPB)

ASKARA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo meminta penangananan pengungsian warga yang terdampak gempa Sulawesi Barat (Sulbar) agar memisahkan antara kelompok rentan dengan usia muda.

Hal tersebut dilakukan guna mencegah penularan dan mengantisipasi adanya potensi risiko penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di tempat pengungsian.

"Di Pengungsian diharapkan ada pemisahan antara kelompok rentan dengan kelompok yang berusia muda. Kelompok rentannya harus kita lindungi karena ada Covid-19,” kata Doni, Minggu (17/1).

Yang dimaksud dalam kelompok rentan adalah bagi mereka yang berusia lanjut, warga yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid, ibu hamil, ibu menyusui, disabilitas, balita dan anak-anak.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 itu juga memberikan dukungan berupa alat test cepat antigen untuk memeriksa dan menelusuri adanya penularan virus Corona di lingkungan pengungsian.

“Nanti akan ada proses swab antigen, untuk kita menjamin para pengungsi tidak terpapar Covid-19,” jelas Doni.

Dalam hal ini, apabila terdapat warga pengungsi yang reaktif swab antigen, maka akan segera mendapatkan tindak lanjut dari Dinas Kesehatan setempat.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada Jumat, 15 Januari 2021 pukul 02.28 WITA. Gempa juga dirasakan mengguncang pusat ibu kota Provinsi Sulawesi Barat yakni Kabupaten Mamuju yang hanya berjarak 34 kilometer dari pusat gempa.

Komentar