Mahfud MD: Kali Ini Mereka Menganggu Ibu Saya, Bukan Menko Polhukam
ASKARA - Beredarnya video di media sosial yang menunjukan massa berpakaian serba putih mendatangi sebuah rumah di Pamekasan, Madura menjadi sorotan berbagai pihak. Karena diketahui itu merupakan rumah ibunda Mahfud MD.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md menanggapi terkait penggerudukan rumah ibundanya itu.
Melalui akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd, dia membagikan ulang cuitan yang mengunggah video penggerudukan tersebut.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan, dia berusaha untuk tak menanggapi sejumlah pihak yang mengkritik atau menyerang pribadinya. Karena dirinya masih memikul tanggung jawab atas jabatan yang diembannya.
"Saya selalu berusaha menghindar untuk menindak orang yang menyerang pribadi saya karena khawatir egois dan sewenang-wenang karena saya punya jabatan," kata Mahfud MD dalam akun Twitter miliknya, Selasa (1/12).
Namun kali ini, dia tak menyangka ada pihak yang berusaha mengganggu ibunya. Padahal selama ini dirinya selalu fokus menjalankan tugasnya menjadi Menko Polhukam.
"Saya siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Tapi kali ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam," ucap Mahfud.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan, massa ini sebelumnya menggelar unjuk rasa di kantor polisi.
"Penyampaian pendapat di Polres terkait dengan pemanggilan pemeriksaan HRS (Rizieq Shihab) di Polda Metro Jaya," ungkap Trunoyudo.
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur Mahdi al-Habsyi membantah organisasinya yang datang menggeruduk rumah Mahfud tersebut. Karena tidak ada laporan dari FPI Pamekasan soal itu.
"Ini tidak benar, sebab tidak ada laporan ke jajaran pimpinan FPI Jawa Timur. Yang saya tahu itu dari masyarakat, bukan FPI," bantah Mahdi saat dihubungi
Sebelumnya, beredar video berdurasi 28 detik di aplikasi perpesanan yang memperlihatkan massa yang didominasi para pria berbaju putih mendatangi sebuah rumah.
Di video itu terdengar seorang narator menjelaskan bahwa video diambil di depan rumah Mahfud MD di Pamekasan, Madura. "Rumah Mahfud MD yang di Madura, Pamekasan, digerebek massa," kata narator dalam video itu.

Komentar