Rabu, 25 November 2020 | 12:58
OPINI

Ide Jenius Pengobatan Timbul Dari Allah

Ide Jenius Pengobatan Timbul Dari Allah
Louis Pasteur

Operasi bedah sudah merupakan bagian dari tugas utama para medis zaman now. Mulai dari operasi sesar, operasi jantung sampai operasi plastik. Namun cobalah renungkan bagaimana rasa sakitnya seseorang apabila para pasien hrs di operasi tanpa di bius terlebih dahulu.

Perasaan sakit itu sebenarnya sudah merupakan takdir bagi umat manusia. Maklum ketika mereka masih hidup di Taman Firdaus, mereka masih belum mengenal ataupun merasakan rasa sakit. Sakit itu timbul berupa hukuman dari Allah dimana Dia bersabda: “dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu” (Kejadian 3:16)

Setiap bidan maupun dokter ahli kandungan bisa mengetahui betapa rasa sakitnya seorang perempuan pada saat ia melahirkan. Hal inilah yang dirasakan dan juga diketahui oleh Prof. James Young Simpson seorang dr ahli kandungan dari Skotlandia (1811 – 1870). Sehingga suatu saat ia membaca ayat: Lalu Tuhan Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, ...(Kejadian 2:21).

Dari ayat itulah tersirat olehnya untuk membuat obat; agar manusia bisa tertidur sejenak saat di operasi. Ia adalah penemu Kloroform (obat pembius) yang membantu meletakan landasan anestesiologi modern adalah seorang yang dibesarkan dengan Alkitab dan juga pendiri utama dari Ginekologi. Jadi ide obat bius Klorofom ini ditemukan, karena tercantum dalam Alkitab seperti tersebut di atas.

Pada jaman dahulu mereka percaya bahwa orang menjadi sakit, karena dosanya atau karena nasib yang buruk menimpa dirinya. Maklum mereka belum mengetahui adanya kuman ataupun bakteri. Walaupun demikian di Imamat 6:28 "Dan belanga tanah, tempat korban itu dimasak, haruslah dipecahkan, dan jikalau dimasak di dalam belangga tembaga, haruslah belanga itu digosok dan dibasuhi dengan air.

Disini jelas dikatakan bahwa kita jangan menggunakan belanga yang pecah, entah ini untuk masak ataupun untuk makan, karena di dalam pecahan belanga bisa terdapat kuman bakteri penyakit. Sedangkan kalau kita menggunakan belanga dari tembaga ini harus di gosok dan di cuci terlebih dahulu.

Dengan menuruti perintah Allah bangsa Yahudi bisa menjaga kesehatan mereka dari penyakit infeksi oleh kuman-kuman kotor. Bagaimana Musa 3.500 tahun yang lampau bisa mengetahui tentang bahayanya penyakit infeksi dari kuman-kuman? Apabila pada jamannya Nabi Musa belum ada Mikroskop dan belum juga mengetahui tentang bakteri. Pelajaran inilah pula yang bisa diserap dari Alkitab oleh bakteriologi Louis Pasteur dan pembedahan antiseptis oleh Joseph Lister dari aliran Quaker rumah sakit berubah menjadi seperti yang sekarang ini.

Louis Pasteur (1822-1895) adalah seorang ilmuwan yang telah memberikan sumbangan perorangan yang sangat besar sekali dalam penyelamatan nyawa manusia, bahkan dinyatakan sebagai biologi segala jaman. Namun ketika masa hidupnya ia dikritik total abis dan dimusuhi oleh para ilmuwan jamannya. Maklum Pasteur berani menentang teori Darwinisme.

Louis Pasteur sangat religius, sehingga pada saat ia meninggal dunia, di satu tangannya ia memegang tangan istrinya sedangkan ditangan lain ia memegang salib. Have a nice Monday. Maturnuwun sanget berkah dalem !

Mang Ucup

Menetap di Amsterdam, Belanda

Komentar