Senin, 20 Juli 2026 | 21:16
COMMUNITY

Gubernur Maluku Menangkan Lelang Lukisan Ellyas Pical, Keluarga Terharu dan Merasa Dihargai

Gubernur Maluku Menangkan Lelang Lukisan Ellyas Pical, Keluarga Terharu dan Merasa Dihargai
Sebuah lukisan bergambar Ellyas Pical dengan latar Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura dilelang untuk membantu biaya pengobatan mantan juara dunia tinju itu (Dok Lisa)

ASKARA - Kepedulian terhadap legenda tinju Indonesia Ellyas Pical mewarnai gelaran Kejuaraan Tinju Amatir dan Profesional (AMPRO) bertajuk Pattimura International Big Fight 2026 yang berlangsung di Studio TVRI Pusat, Senayan, Jakarta, Jumat (29/5/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, sebuah lukisan bergambar Ellyas Pical dengan latar Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura dilelang untuk membantu biaya pengobatan mantan juara dunia tinju asal Maluku itu. Lelang dimenangkan oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dengan nilai Rp50 juta.

Momen haru terjadi ketika Ellyas Pical yang hadir menggunakan kursi roda dibantu naik ke atas ring untuk menerima secara simbolis hasil lelang tersebut. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari para pecinta tinju yang memenuhi arena pertandingan.

Istri Ellyas Pical, Rina Sihaaya, mengaku sangat terharu atas perhatian yang diberikan kepada suaminya. Menurutnya, dukungan tersebut bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan semangat besar bagi Ellyas yang tengah menjalani pemulihan kesehatan.

“Saya dan Bung Ellyas mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang telah memberikan respons luar biasa terhadap lelang lukisan ini. Terima kasih juga kepada Promotor Nikolas Kilikily dan seluruh panitia Pattimura International Big Fight 2026 yang telah menginisiasi kegiatan ini,” ujar Rina.

Ia mengungkapkan bahwa Ellyas sangat tersentuh dengan penghargaan yang diberikan kepadanya. Bahkan, meski dalam kondisi kesehatan yang belum pulih sepenuhnya, Ellyas bersemangat untuk naik ke atas ring.

“Dia sangat merasa dihargai. Sebelum naik ke atas ring saya sempat bertanya, apakah mau naik? Dia langsung menjawab mau. Saya tidak menyangka dia begitu bersemangat,” katanya.

Menurut Rina, acara tersebut menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi suaminya. Ellyas bahkan menyampaikan keinginannya untuk segera pulih dan kembali beraktivitas di dunia tinju.

“Dia bilang harus cepat sembuh dan ingin kembali ke atas ring. Semangatnya benar-benar terbakar lagi setelah hadir di acara ini,” tuturnya.

Promotor Pattimura International Big Fight 2026, Nikolas Johan Kilikily, mengatakan kegiatan lelang tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Ellyas Pical yang telah mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.

Sementara itu, Bendahara Pattimura Big Fight, Basuki, mengungkapkan ide lelang lukisan berasal dari wartawan senior Azhari Nasution yang juga menjabat sebagai Sekretaris Panitia.

“Alhamdulillah, Pak Gubernur Maluku memenangkan lelang dengan nilai Rp50 juta dan dana tersebut langsung diserahkan kepada Bung Ellyas untuk membantu biaya pengobatannya,” kata Basuki.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi yang patut diberikan kepada para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.

“Bung Ellyas Pical adalah legenda tinju Indonesia yang telah membawa nama bangsa ke tingkat internasional. Dengan kondisi beliau saat ini, dukungan moral maupun material sangat penting,” ujarnya.

Menurut Hendrik, perhatian terhadap atlet berprestasi tidak boleh berhenti ketika mereka sudah tidak lagi aktif bertanding.

“Bukan hanya petinju, tetapi semua atlet yang pernah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional harus mendapatkan perhatian yang layak. Saya berharap kegiatan kemanusiaan seperti ini bisa menginspirasi banyak pihak untuk melakukan hal yang sama,” tegasnya.

Ellyas Pical tercatat sebagai petinju Indonesia pertama yang meraih gelar juara dunia setelah merebut sabuk juara dunia kelas bantam junior Federasi Tinju Internasional (IBF) pada 3 Mei 1985. Prestasi tersebut menjadikannya salah satu ikon olahraga Indonesia yang dikenang hingga saat ini.

 

Komentar