Rabu, 17 Juni 2026 | 18:32
NEWS

Menag Apresiasi Umat Kristiani Peringati Paskah dengan Sederhana

Menag Apresiasi Umat Kristiani Peringati Paskah dengan Sederhana
Menteri Agama Fachrul Razi. (CNBC)

ASKARA - Umat Kristiani akan memperingati Kebangkitan Yesus Kristus pada Minggu 12 April 2020. Peringatan ini dikenal sebagai Hari Raya Paskah. 

Menteri Agama Fachrul Razi mengucapkan selamat Paskah bagi umat yang merayakannya.  

Dia mengapresiasi imbauan gereja dan komitmen umat Kristiani menggelar Paskah secara sederhana dengan mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan virus corona (Covid-19).

"Saya juga mengapresiasi gereja dan umat Kristiani atas perayaan Paskah yang digelar secara sederhana sesuai anjuran pemerintah dan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19," tuturnya kepada media, Sabtu (11/4).

Fachrul Razi pun mengajak seluruh umat Kristiani untuk melawan wabah tersebut. Sehingga bencana non alam yang melanda Indonesia itu segera berakhir. 

"Saya mengajak Umat Kristiani untuk memenangkan perang melawan Covid-19 sebagaimana keyakinan umat Kristiani tentang Yesus Kristus yang menang melawan kematian," ujarnya.

Fachrul Razi berharap, umat Kristiani mampu memaknai keyakinan mereka akan kebangkitan Yesus Kristus serta mengimplementasikannya untuk meningkatkan kualitas beragama dan kerukunan antar sesama.

"Sekali lagi saya ucapkan Selamat Paskah 2020 kepada umat Kristiani di seluruh Nusantara. Salam tangguh, Indonesia Maju. Selamat Paskah 2020," pesannya. 

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Urusan Agama Katolik Kemenag F.X Rudi Andrianto berpesan kepada umat kristiani agar tetap berdoa dari rumah dan saling menguatkan antar sesama agar permasalahan pandemi Covid-19 segera berakhir.

"Untuk itu, di masa Paskah ini kita bisa tetap berdoa dan menerima permasalahan Covid-19 ini dengan tetap di rumah, berdoa, saling mendoakan, saling memperkuat. Sehingga bisa cepat terlepas dari kondisi ini," jelasnya.

Umat kristiani tetap diminta mengikuti anjuran pemerintah dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Lebih lanjut, dia mengimbau agar umat kristiani tidak pulang ke kampung halaman. Sebagai langkah antisipasi mencegah meluasnya penyebaran virus mematikan tersebut.

"Kali ini ibadah di rumah dan produktif di rumah. Lakukan semua dengan disiplin, jadilah pahlawan, lindungi diri, lindungi orang lain. Mari menangkan perang melawan Covid-19," tandas Rudi.

Komentar