Kamis, 18 Juni 2026 | 02:52
NEWS

Arab Saudi Tetapkan Iduladha 9 Juli, Indonesia 10 Juli

Arab Saudi Tetapkan Iduladha 9 Juli, Indonesia 10 Juli
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi (Kompas.com-Kristianto Purnomo)

ASKARA - Otoritas Arab Saudi mengumumkan Hari Raya Iduladha jatuh pada Sabtu (9/7) mendatang. 

Tanggal 9 Juli menjadi hari ke-10 Zulhijah 1443 Hijriah/2022 Masehi.

"Zulhijah yang dimulai tahun ini pada 30 Juni, adalah bulan di mana haji berlangsung. Haji akan dimulai pada hari ke 7 Zulhijah atau 6 Juli dan berakhir pada hari ke-11 atau 10 Juli. Sementara Hari Arafah jatuh pada 9 Zulhijah atau 8 Juli,” menukil Arab News, Kamis (30/6). 

Sementara, Pemerintah Indonesia resmi menetapkan awal Zulhijah 1443 Hijriah/2022 Masehi pada Jumat (1/7).

Dengan demikian, Iduladha 1443 Hijriah ditetapkan jatuh pada Minggu (10/7). 
 
"Hilal seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk tapi belum memenuhi kriteria. Maka, secara mufakat ditetapkan 1 Zulhijah 1443 Hijriah, jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022 Masehi," kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi, Rabu (29/6). 
 
Zainut mengungkapkan sidang isbat penentuan awal Zulhijah diikuti oleh sejumlah pihak terkait. Sidang diawali dengan pemaparan ketinggian hilal oleh salah satu anggota tim dari Kemenag.
 
"Yang menyampaikan bahwa ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia pada posisi 0 derajat 52 menit sampai 3 derajat 13 menit. Dengan sudut elongasi 45,27 derajat sampai dengan 4,97 derajat," jelas Zainut.
 
Ia menegaskan Kemenag selalu menggunakan dua metode dalam menentukan awal bulan. Kedua metode ini menjadi bagian tidak terpisahkan satu dengan lainnya, yaitu hisab atau dengan metode perhitungan dan rukyatul hilal, yakni cara langsung dengan melihat hilal.

Komentar