Kamis, 23 Juli 2026 | 15:40
COMMUNITY

Hari Anak Nasional, PAUDQu Kharisma Perkuat Komitmen Lindungi Generasi Masa Depan Indonesia

Hari Anak Nasional, PAUDQu Kharisma Perkuat Komitmen Lindungi Generasi Masa Depan Indonesia
Flyer Hari Anak Nasional (Dok Askara)

ASKARA - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dimanfaatkan PAUDQu Kharisma, Ciawi, Kabupaten Bogor, untuk memperkuat komitmen dalam melindungi hak-hak anak sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Kepala PAUDQu Kharisma, R. Sri Sunarti, S.Pd., mengatakan anak merupakan investasi terbaik bangsa yang harus memperoleh kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal. Menurutnya, pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, kreativitas, serta kecerdasan generasi penerus.

"Anak adalah harapan bangsa. Lindungi, didik, dan beri ruang untuk bermimpi. Jangan sampai hak mereka untuk bermain, belajar, dan tumbuh dengan aman terabaikan. Di PAUDQu Kharisma, kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang ramah anak, menyenangkan, dan penuh kasih," ujar Sri Sunarti saat peringatan HAN 2026, Kamis (23/7/2026).

Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dibangun sejak usia dini. Karena itu, sinergi antara orang tua, guru, dan pemerintah dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan tema Hari Anak Nasional tahun ini, "Anak Terlindungi, Indonesia Maju."

Dalam rangkaian peringatan HAN 2026, PAUDQu Kharisma menggelar berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, seperti lomba mewarnai, dongeng, serta kampanye Sekolah Ramah Anak. Berbagai aktivitas tersebut dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kebahagiaan peserta didik.

Sri Sunarti berharap momentum Hari Anak Nasional semakin meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak, gizi yang cukup, serta perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berakhlak.

 

Komentar