ASKARA – Koharmatau. Persaingan sengit Open Turnamen Bulutangkis Piala Panglima TNI 2026 memasuki puncaknya. Setelah melewati rangkaian pertandingan yang ketat, sebanyak 11 partai final akan digelar di Gedung Olahraga Bulutangkis Kota Bandung, Minggu (6/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga diperkirakan berakhir pukul 13.00 WIB. Pertandingan final ini menjadi momentum penentu bagi para pebulutangkis terbaik untuk merebut gelar juara pada ajang bergengsi dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI.
Dari kategori umum, laga final akan mempertandingkan delapan nomor, yakni Tunggal Remaja Putra, Tunggal Remaja Putri, Ganda Remaja Putra, Ganda Remaja Putri, Ganda Remaja Campuran, Tunggal Dewasa Putra, Ganda Dewasa Putra, serta Ganda Dewasa Campuran. Sejumlah nama unggulan akan saling berhadapan, di antaranya M. Yusuf Al Malik kontra Raditya Hasya Manggala pada tunggal remaja putra, serta Chico Aura Dwi Wardoyo menghadapi M. Falen Ammar pada tunggal dewasa putra. Sementara itu, sektor ganda juga diprediksi menghadirkan duel menarik dengan kekuatan berimbang dari sejumlah klub papan atas.
Tak kalah menarik, tiga partai final kategori TNI/Polri juga siap menyuguhkan pertarungan penuh semangat dan sportivitas. Pada nomor ganda putra, Aldi Efendi/Rahmat Hidayat dari PBAD akan menghadapi Serda Kana/Sersa Randhi dari TNI AL. Di nomor ganda putri, Hana Sri N./Uswatun Khasanah dari PBAD bertemu Nadia/Nimas dari TNI AU. Sedangkan final ganda campuran mempertemukan dua pasangan dari PBAD, yakni Rahmat Hidayat/Uswatun Khasanah melawan Aldi Efendi/Hana Sri N.
Rangkaian final tersebut menjadi penutup dari kompetisi yang sejak awal berlangsung kompetitif dan penuh kejutan. Dengan kualitas pemain yang tampil merata di setiap nomor, pertandingan dipastikan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga menjadi panggung untuk menunjukkan mental juara, disiplin, sportivitas, dan semangat persatuan. Publik Bandung pun dipastikan akan disuguhi tontonan bulutangkis berkualitas dalam perebutan gelar juara Open Turnamen Piala Panglima TNI 2026.

Komentar