Kamis, 11 Juni 2026 | 09:55
NEWS

Johanes Gluba Gebze Dampingi Petani Muda Malind Kembangkan Sawah di Wasur II

Johanes Gluba Gebze Dampingi Petani Muda Malind Kembangkan Sawah di Wasur II
Petani muda Malind kembangkan sawah di Wasur II (Dok JGG)

ASKARA - Tokoh masyarakat Papua Selatan, Johanes Gluba Gebze, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan pemberdayaan generasi muda Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Merauke.

Melalui pembinaan yang dilakukannya, sejumlah putra asli Malind dari Kampung Ilwayab dan Kampung Wanam yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tabur Tuai saat ini tengah giat melakukan penanaman anakan padi di lahan garapan mereka di kawasan Wasur II, Merauke.

Johanes Gluba Gebze mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat di Papua Selatan.

"Anak-anak muda Malind harus menjadi tuan di negerinya sendiri. Pertanian adalah salah satu jalan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah," ujar Johanes Gluba Gebze, Kamis (11/6).

Menurutnya, para anggota Gapoktan Tabur Tuai mendapatkan pendampingan dan bimbingan secara berkelanjutan agar mampu mengelola lahan pertanian secara produktif dan berkelanjutan.

Johanes yang merupakan alumnus Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta Jurusan Perencanaan Pembangunan tahun 1989 itu mengaku menikmati perannya saat ini dalam mendampingi para petani muda.

"Dari pamong praja menjadi pamong tani ternyata nikmat dijalani. Yang terpenting adalah bagaimana ilmu dan pengalaman yang dimiliki dapat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Ia berharap semangat bertani yang sedang tumbuh di kalangan generasi muda Malind dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lainnya di Papua Selatan.

Selain mendukung ketahanan pangan keluarga, program pengembangan pertanian tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat posisi Papua Selatan sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

 

Komentar