Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:04
NEWS

Tokoh Gayo Dorong Program Ekonomi Monumental, Rahmuddinsyah Diharapkan Bawa Perubahan

Tokoh Gayo Dorong Program Ekonomi Monumental, Rahmuddinsyah Diharapkan Bawa Perubahan
Nasaruddin memberikan nasehat di kediaman Rahmudinsyah (Anggota DPRA dari Partai Aceh) (Dok Zam Zam)

ASKARA – Tokoh masyarakat Gayo, Nasaruddin, menyampaikan harapan besar kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rahmuddinsyah, agar mampu menghadirkan program monumental yang berdampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan dalam acara open house yang digelar Rahmuddinsyah di kediamannya di Kampung Tensaran, Aceh Tengah, pada 23 Maret 2026. Kegiatan itu dihadiri masyarakat serta berbagai tokoh daerah.

Dalam sambutannya, Nasaruddin menegaskan pentingnya menghadirkan program ekonomi berkelanjutan yang dapat menjadi legacy bagi pembangunan daerah, khususnya di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

“Kami berharap Rahmuddinsyah mampu mewujudkan program monumental yang membawa perubahan signifikan bagi masyarakat. Kami percaya dengan kapasitas dan komitmennya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar bencana alam yang terjadi pada 26 November 2025 menjadi refleksi bersama untuk memperbaiki diri, termasuk dalam menghadapi tantangan krisis moral dan tata kelola pemerintahan.

Menurut Nasaruddin, posisi Rahmuddinsyah di parlemen Aceh merupakan peluang besar untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, terlebih dengan dukungan kekuatan politik yang dimiliki.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya kesadaran politik masyarakat. Ia mengutip ayat Al-Qur’an tentang kekuasaan sebagai amanah, sekaligus mengingatkan bahwa politik merupakan bagian dari strategi kehidupan dan pengabdian.

Lebih lanjut, Nasaruddin menyoroti minimnya keterwakilan Aceh Tengah di tingkat pusat, sehingga masyarakat dinilai belum memiliki saluran aspirasi yang optimal ke pemerintah pusat.

“Kedepan, kita harus menentukan perwakilan yang benar-benar mampu membawa suara rakyat ke tingkat nasional,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para aparatur kampung untuk memperhatikan kelengkapan administrasi pemerintahan, termasuk pengelolaan dokumen penting, guna menghindari persoalan hukum di kemudian hari.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Perikanan Aceh Tengah Maimun, Camat Bebesen, forum reje, serta tokoh masyarakat dan pemuda.

Momentum ini diharapkan menjadi penguat sinergi antara tokoh masyarakat dan wakil rakyat dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya.

 

 

Komentar