Senin, 15 Juni 2026 | 22:05
COMMUNITY

Tokoh Gayo Minta Presiden Berkantor di Gayo Percepat Penanganan Bencana

Tokoh Gayo Minta Presiden Berkantor di Gayo Percepat Penanganan Bencana
Ketua Umum Pasak Opat Nenggeri Linge, Zam Zam Mubarak (Dok Zam Zam)

ASKARA - Ketua Umum Pasak Opat Nenggeri Linge, Zam Zam Mubarak, meminta Presiden Republik Indonesia segera berkantor di wilayah Gayo guna mempercepat koordinasi dan penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Zam Zam Mubarak menyampaikan bahwa hingga kini Aceh Tengah dan Bener Meriah masih berada dalam kondisi terisolasi pascabencana. Keterbatasan akses tersebut dinilai menghambat distribusi bantuan serta proses pemulihan bagi masyarakat terdampak.

“Presiden sebelumnya telah menetapkan wilayah Gayo sebagai kawasan pengembangan strategis nasional. Saatnya janji itu diwujudkan dengan menggerakkan seluruh potensi negara untuk menyelesaikan persoalan kebencanaan di Gayo,” ujar Zam Zam Mubarak di Takengon, Kamis (19/12).

Ia menilai bencana banjir dan longsor yang terjadi tidak hanya berdampak pada aspek kemanusiaan, tetapi juga telah berubah menjadi bencana ekonomi. Runtuhnya struktur ekonomi di wilayah tengah Aceh tersebut dinilai berpengaruh terhadap rencana pengembangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, diperlukan langkah cepat, terukur, dan strategis dari pemerintah pusat agar krisis tidak semakin meluas. Kehadiran Presiden secara langsung di wilayah terdampak diyakini dapat mempercepat pengambilan keputusan lintas sektor serta memperkuat koordinasi antarinstansi.

“Kami tidak bisa menunggu lebih lama. Krisis kemanusiaan sudah mulai terjadi. Presiden harus segera berkantor di Gayo untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat,” tegasnya.

Zam Zam Mubarak juga mengingatkan bahwa wilayah Gayo memiliki sejarah dan peran penting dalam mempertahankan keutuhan negara. Ia menilai sudah saatnya negara memberikan perhatian dan kontribusi nyata bagi masyarakat Gayo yang sedang menghadapi musibah besar.

Sebagai bentuk duka dan keprihatinan atas bencana yang melanda Aceh Tengah dan Bener Meriah, Zam Zam Mubarak mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih. Ia berharap langkah tersebut menjadi simbol solidaritas nasional dan kepedulian terhadap penderitaan warga terdampak.

 

 

Komentar