Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:01
NEWS

Prof. Rokhmin Dahuri Ingatkan Enam Janji Allah, Kunci Sukses dan Bahagia di Dunia dan Akhirat

Prof. Rokhmin Dahuri Ingatkan Enam Janji Allah, Kunci Sukses dan Bahagia di Dunia dan Akhirat
Prof. Rokhmin Dahuri (screenshot IG Masjid GTA)

ASKARA - Rektor Universitas UMMI Bogor, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, menyampaikan pesan penting mengenai makna kesuksesan dalam kehidupan. Dalam tausiyah yang disampaikan, ia menegaskan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi seperti pekerjaan, jabatan, atau harta, melainkan juga dari kesiapan menghadapi kehidupan akhirat melalui amal ibadah dan kebaikan.  

Prof. Rokhmin Dahuri menjelaskan bahwa Allah SWT telah memberikan enam janji bagi orang beriman dan bertakwa, yang menjadi fondasi kebahagiaan dunia dan akhirat. Janji tersebut meliputi: jalan keluar dari kesulitan, rezeki tak terduga, rasa cukup (qana’ah), kemudahan urusan, ampunan dosa, serta pahala berlipat ganda. 

“Keenam janji Allah ini sudah mencakup seluruh kebutuhan hidup manusia di dunia, sehingga tidak ada lagi keinginan hidup yang wajar di luar janji-janji Allah tersebut,” ujarnya, dalam tarhib Ramadhan: Kiat Sukses dan Bahagia Hidup di Dunia, dikutip dari akun IG Masjid Darussalam GTA, Jum'at (27/2).

Prof. Rokhmin Dahuri memaparkan rincian 6 Janji Allah untuk Sukses Dunia-Akhirat: 

1. Jalan Keluar dari Kesulitan: Allah menjanjikan solusi atas setiap permasalahan hidup bagi mereka yang bertakwa.

2. Rezeki tak Terduga: Rezeki datang dari arah yang tidak disangka-sangka, mencakup harta, ketenangan jiwa, serta keluarga yang saleh/salehah.

3. Merasa Cukup (Qana'ah): Anugerah rasa syukur dan kecukupan hati sehingga terhindar dari ketamakan.

4. Kemudahan Urusan: Allah memberikan kemudahan dalam berbagai urusan duniawi maupun ukhrawi.

5. Ampunan Dosa: Penghapusan kesalahan dan dosa-dosa bagi hamba yang bertaubat.

6. Pahala Berlipat Ganda: Setiap amal saleh dan sedekah akan dilipatgandakan balasannya oleh Allah SWT. 

"Keenam janji Allah ini sudah mencakup seluruh kebutuhan hidup manusia di dunia, sehingga tidak ada lagi keinginan hidup yang wajar di luar janji-janji Allah tersebut," kata Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini.

Kunci utama untuk mendapatkan enam janji tersebut adalah dengan meningkatkan iman dan takwa serta senantiasa bersedekah dan berbagi dengan sesama. 

Bahwa Dunia adalah ladang usaha, akhirat adalah tujuan. Keduanya harus berjalan seiring, agar hidup tidak hanya sukses secara materi, tetapi juga bernilai di hadapan Allah SWT.

Dalam kesempatan lain, Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University itu, menekankan bahwa kenikmatan dunia adalah bagian dari anugerah Allah yang patut disyukuri, namun harus dinikmati dengan penuh kesederhanaan dan tidak berlebihan. Ia mengingatkan pentingnya berbagi melalui sedekah, sebagai wujud menyalurkan kebaikan yang telah dianugerahkan Allah kepada manusia.  

"Kesuksesan sejati bukan hanya tentang harta atau jabatan, melainkan bagaimana seseorang mampu menyeimbangkan nikmat dunia dengan amal kebaikan untuk akhirat," tegasnya.

Selain itu, Prof. Rokhmin mengingatkan agar manusia senantiasa menjauhi segala bentuk kerusakan di bumi. “Janganlah kamu berbuat kerusakan dalam bentuk apa pun di bumi ini, dengan melampaui batas-batas yang telah ditetapkan oleh Allah. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan,” tegasnya.  

"Kesuksesan sejati bukan hanya tentang harta atau jabatan, melainkan bagaimana seseorang mampu menyeimbangkan nikmat dunia dengan amal kebaikan untuk akhirat," tegasnya.
 
Prof. Rokhmin Dahuri mengingatkan, setiap manusia dituntut untuk berbuat baik kepada sesama, salah satunya melalui sedekah. Sebagaimana Allah telah berbuat baik dengan menganugerahkan nikmat-Nya, maka manusia pun harus menyalurkan kebaikan itu kepada orang lain.  
 
“Janganlah kamu berbuat kerusakan dalam bentuk apa pun di bumi ini, dengan melampaui batas-batas yang telah ditetapkan oleh Allah. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan dan akan memberikan balasan atas kejahatan tersebut,” tegasnya.

Pesan yang disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004 itu menjadi pengingat bahwa kesuksesan sejati bukanlah sekadar pencapaian materi, melainkan keseimbangan antara usaha dunia dan bekal akhirat. Dengan iman, takwa, serta kepedulian terhadap sesama, manusia dapat meraih keberkahan hidup yang bermakna, bahagia di dunia, dan mulia di akhirat.

Komentar