Prof. Rokhmin Dahuri Pimpin Aksi Bersih Sungai Ciberes: Gebang Bergerak Atasi Banjir dan Pendangkalan!
ASKARA - Di tengah hiruk-pikuk politik nasional, seorang wakil rakyat menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati dimulai dari akar rumput. Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., terus menunjukkan komitmen nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di daerah pemilihannya, Cirebon dan Indramayu. Pada Sabtu pagi (9/8), Prof. Rokhmin memimpin langsung aksi bersih-bersih sampah dan pengerukan Sungai Ciberes di Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
Aksi yang berlangsung sejak pagi ini melibatkan ratusan warga, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen pemerintahan. Dengan semangat gotong royong, warga dan pejabat bergandengan tangan membersihkan sampah dan memperbaiki aliran sungai.
Hadir di antaranya, Kuwu Gebang Mekar, Nurdiyanto; Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung yang diwakili oleh Kabid OP Martius, S.ST., MT; Bupati Cirebon yang diwakili oleh Drs. Mochamad Syafrudin, M.Si., selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat; serta Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr. Sophi Zulfia, SH., MH.
Normalisasi dilakukan menggunakan ekskavator untuk mengeruk pendangkalan yang selama ini menghambat pergerakan 4.500 kapal nelayan dan memicu banjir di wilayah sekitar. Selain pengerukan, masyarakat juga bergotong royong membersihkan sampah dari aliran sungai.
“Sebagai wakil rakyat, saya hadir bukan hanya membawa janji, tapi bukti. Saya lahir di Gebang Mekar, dan saya punya kewajiban moral untuk membangun daerah ini agar lebih maju dan sejahtera,” ujar Prof. Rokhmin yang juga Rektor Universitas UMMI Bogor ini.
Aksi ini menjadi simbol kolaborasi nyata antara pemimpin dan rakyat. Dua truk sampah dikerahkan untuk mengangkut hasil pembersihan, sementara BBWSCC melakukan pengerukan dengan alat berat guna mengantisipasi banjir dan memperlancar aliran air.
Ketua DPP PDI Persatuan bidang Kelautan dan Perikanan ini juga menegaskan, dirinya akan terus memperjuangkan program-program strategis dari pemerintah pusat untuk diterapkan di Cirebon dan Indramayu. “Mohon doa dari saudara-saudara saya di Gebang, agar saya terus sehat dan mampu membawa banyak program dari pusat,” tuturnya.
Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004 itu mendorong pembangunan tembok sandaran di sisi sungai sebagai langkah lanjutan untuk mengendalikan banjir. Ia juga mengumumkan bahwa Kabupaten Cirebon akan menerima anggaran sebesar Rp20 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Ketua DPRD Sophi Zulfia dan Asda I M. Syafrudin mengapresiasi aksi nyata Prof. Rokhmin, yang dikenal aktif turun ke lapangan dan merealisasikan berbagai program dari pusat.
Bagi warga Gebang, kehadiran tokoh nasional sekaligus putra daerah ini menjadi sumber harapan akan perubahan yang lebih baik. “Beliau rajin turun ke lapangan, menyerap aspirasi, dan merealisasikannya. Ini contoh nyata wakil rakyat yang bekerja dengan hati,” ujarnya.
Asda I, M. Syafrudin, turut mengamini pernyataan tersebut. “Prof. Rokhmin sangat mencintai masyarakat Cirebon dan Indramayu. Kehadirannya membawa harapan dan perubahan,” katanya mewakili Bupati Cirebon.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa perubahan dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan bersama.

Komentar