Bersama Perwatusi, Jawa Timur Siap Jadi Contoh Provinsi Bebas Osteoporosis
ASKARA - Komitmen Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) dalam menggelorakan Gerakan Indonesia Peduli Osteoporosis terus diperkuat di berbagai daerah. Terbaru, Perwatusi menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Instruktur Osteoporosis Perwatusi (IOP) di Atrium Maspion IT, Surabaya, pada 3-4 Juli 2025.
Kegiatan ini diikuti para instruktur dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, antara lain Surabaya, Sidoarjo, Malang, Sumenep, Nganjuk, Lamongan, Probolinggo, dan Pasuruan.
Pelatihan selama dua hari ini dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Perwatusi, dr. Ade Tobing, Sp.KO. Hadir pula narasumber utama, dr. Dewi Retnoningsih, Sp.MK, serta Instruktur Nasional Perwatusi, Yenny Maria dan Mardi Miftahus Sa'Bani, SE.

Tak hanya itu, rangkaian kegiatan ini juga dirangkai dengan pelantikan tiga Dewan Pengurus Cabang (DPC) baru, yakni Kabupaten Sumenep, Nganjuk, dan Lamongan. Kehadiran Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Jawa Timur, Dr. Hudiono, M.Si, semakin menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap gerakan ini.
“Perwatusi telah menjadi mitra penting dalam mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang sehat dan kuat. Kami berharap ke depan, Perwatusi Jawa Timur juga dapat berprestasi di ajang nasional seperti Fornas 8 di NTB,” ujar Hudiono.
Rangkaian agenda ditutup dengan Gebyar Senam Perwatusi 2025 pada 5 Juli 2025 di Maspion Square, Surabaya. Acara ini menjadi momentum besar dalam menggaungkan Gerakan Jawa Timur Peduli Osteoporosis 2025.

Ketua DPD Perwatusi Jawa Timur, Iriantiningsih, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan DPP Perwatusi untuk Jawa Timur menjadi tuan rumah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI, FINASIM, mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap gaya hidup aktif yang berdampak positif terhadap kesehatan tulang.
“Kami bangga masyarakat Surabaya dan sekitarnya aktif bergerak di luar ruangan, mendapatkan sinar matahari sebagai sumber vitamin D alami. Ini adalah langkah nyata mencegah osteoporosis,” tegasnya.
Sekretaris Jenderal Perwatusi, dr. Ida Ayu Astuti, MBA, turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh pihak yang mendukung, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Entrasol, serta PT Bayan Resources.
“Bersama-sama kita wujudkan Indonesia sehat, bertulang kuat, dan bebas osteoporosis,” pungkas dr. Ida.

Komentar