Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:43
COMMUNITY

Senam Pencegahan Osteoporosis Perwatusi Menggema dari Berbagai Daerah

Senam Pencegahan Osteoporosis Perwatusi Menggema dari Berbagai Daerah
Senam Perwatusi dari berbagai daerah (Dok Perwatusi)

ASKARA - Semangat hidup sehat terus digelorakan Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) melalui gerakan Senam Pencegahan Osteoporosis yang dilaksanakan secara rutin di berbagai daerah di Indonesia. Pada Minggu (2/8/2026) pagi, ribuan anggota dan masyarakat kembali mengikuti senam serentak di sejumlah kota sebagai bagian dari kampanye nasional menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan kualitas hidup.

Kegiatan berlangsung antara lain di Klinik Pratama Siaga Medika 1 Harapan Raya, Pekanbaru, Riau; DPC Agam Timur, Sumbar; Kecamatan Linggo, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat; di Taman Taiganja Kalukubula Sigi; kawasan KP3B Kota Serang, Banten; serta komunitas KPOP Puti Bonsu Siguntur di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Dengan penuh antusias, peserta mengikuti gerakan senam yang diakhiri dengan yel-yel khas Perwatusi, "Kuatkan Tulang, Sehatkan Badan... Hu... Ha!"

Ketua Umum Perwatusi, Anita A Hutagalung, bersama jajaran pengurus terus mendorong masyarakat untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Menurutnya, osteoporosis dapat dicegah sejak dini melalui olahraga teratur, pola makan bergizi, serta edukasi yang berkesinambungan mengenai kesehatan tulang.

Gerakan Perwatusi tidak hanya dilakukan setiap Minggu pagi. Di berbagai daerah, komunitas Perwatusi secara rutin menggelar senam pada hari-hari lain, baik secara luring (offline) maupun daring (online). Program senam virtual memungkinkan anggota dari berbagai provinsi tetap dapat berolahraga bersama tanpa terhalang jarak.

Dalam pelaksanaannya, senam rutin Perwatusi dipandu oleh dr. Ade Tobing, yang memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang dan sendi, serta instruktur Yeni Maria yang memimpin gerakan senam pencegahan osteoporosis agar mudah diikuti oleh peserta dari berbagai kelompok usia, terutama kalangan lanjut usia.

Melalui kegiatan yang terus berkembang di berbagai daerah, Perwatusi berharap semakin banyak masyarakat menyadari pentingnya menjaga kepadatan tulang sejak usia muda. Dengan olahraga yang teratur, pola hidup sehat, dan edukasi yang berkesinambungan, risiko osteoporosis diharapkan dapat ditekan sehingga masyarakat Indonesia dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, aktif, dan produktif hingga usia lanjut.

 

Komentar