Selasa, 15 September 2026 | 22:23
COMMUNITY

2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI Tari Jali-Jali Betawi di IICF 2026

2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI Tari Jali-Jali Betawi di IICF 2026
Sebanyak 2.713 penari dari 12 negara berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pertunjukan kllosal (Dok Askara)

ASKARA - Sebanyak 2.713 penari dari 12 negara berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pertunjukan kolosal Tarian Semarak Jali-Jali Betawi dalam rangkaian 5th Indonesia International Culture Festival (IICF) 2026) di Ancol Taman Impian, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Pemecahan rekor tersebut berlangsung di area Symphony of the Sea Ancol Taman Impian dan menjadi salah satu rangkaian utama IICF 2026. Ribuan peserta dari dalam dan luar negeri turut ambil bagian dalam festival internasional yang mengangkat semangat pelestarian budaya, keberagaman, dan olahraga tersebut.

IICF 2026 diinisiasi oleh Yayasan Warna Budaya Indonesia (Color of Indonesia) dengan dukungan Kementerian Pariwisata, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kebudayaan, Dana Indonesiana, LPDP, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Djarum Foundation, serta Taman Impian Jaya Ancol.

Peserta festival tahun ini berasal dari 12 negara, yakni Amerika Serikat, Rusia, Polandia, Mongolia, Korea Selatan, India, Filipina, Sri Lanka, Malaysia, Thailand, Turki, dan Indonesia.

Selain menjadi ajang pertunjukan budaya internasional, IICF 2026 juga diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia, khususnya di kalangan pelajar. Festival ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara kepada masyarakat internasional.

Beragam kegiatan turut digelar selama penyelenggaraan IICF 2026 di Symphony of the Sea Ancol. Pada 12 September 2026, agenda yang berlangsung antara lain International Dance Competition, Pemecahan Rekor MURI Tari Jali-Jali Betawi, Drawing Coloring Competition, dan Face Painting.

Sementara pada 13 September 2026, kegiatan dilanjutkan dengan International Beach Parade Competition, Solo Dance Competition, serta Bazaar & Multi Produk UMKM. Rangkaian festival tersebut juga menghadirkan juri internasional dari International of Folklore Festivals Organization (IOFF).

Penyelenggaraan IICF 2026 turut diarahkan untuk mendorong perkembangan ekonomi kreatif, pariwisata, dan UMKM. Festival ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi budaya dunia sekaligus Jakarta sebagai pusat budaya internasional.

Ancol turut mendukung penyelenggaraan IICF 2026 sebagai wadah kolaborasi untuk mengemas kekayaan tradisi Nusantara secara kreatif dan autentik. Kehadiran festival ini dinilai sejalan dengan misi Ancol dalam menghadirkan hiburan berkualitas yang mengusung unsur seni, budaya, dan pengetahuan.

Dukungan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Ancol untuk terus berkembang sebagai destinasi berkelas internasional yang memberikan pengalaman budaya yang edukatif dan positif bagi masyarakat.

Dengan keberhasilan 2.713 penari dari 12 negara memecahkan rekor MURI melalui Tarian Semarak Jali-Jali Betawi, IICF 2026 menjadi momentum yang memperlihatkan bahwa budaya Betawi dan kekayaan budaya Nusantara dapat tampil di panggung internasional.

 

Komentar