Senin, 14 September 2026 | 00:53
COMMUNITY

Jemaah Umroh Baitul Insan Ar-Raasyid Pulang, Sambutan Haru Warnai Kepulangan Tamu Allah

Jemaah Umroh Baitul Insan Ar-Raasyid Pulang, Sambutan Haru Warnai Kepulangan Tamu Allah
Jemaah Umroh Baitul Insan Ar-Raasyid kembali ke tanah air (Dok Askara)

ASKARA - Rasa syukur dan haru mewarnai kepulangan rombongan jemaah umroh Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid ke Tanah Air, Minggu (13/9/2026) sore.

Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci, para jemaah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Kedatangan mereka disambut langsung jajaran pengurus Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid dengan pelukan, doa dan ungkapan syukur.

Suasana haru semakin terasa ketika para jemaah bertemu kembali dengan keluarga dan pengurus yang telah menanti. Kepulangan tersebut menjadi momen untuk mengenang perjalanan spiritual yang telah dilalui selama berada di Tanah Suci.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus kenang-kenangan, Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid juga menyerahkan sertifikat umroh kepada seluruh jemaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah.

Pimpinan Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid, Hj. Eti Sumiati, menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah dapat kembali dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah kita dapat kembali dengan selamat. Ini adalah amanah besar bagi kami. Terima kasih atas kepercayaan Bapak Ibu kepada Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid. Semoga Allah menerima seluruh ibadah, menjadikan umroh yang mabrur, dan memanggil kita semua kembali ke Baitullah,” ujar Hj. Eti Sumiati.

Bagi para jemaah, perjalanan tersebut bukan sekadar perjalanan ke luar negeri. Ibadah umroh menjadi pengalaman spiritual yang meninggalkan kesan mendalam, terlebih bagi mereka yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Suci.

Salah seorang jemaah mengungkapkan rasa terima kasih atas pelayanan yang diterimanya sejak persiapan hingga kembali ke Tanah Air.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid. Pelayanannya sangat memuaskan, dari mulai manasik, keberangkatan, sampai pulang kami merasa sangat diperhatikan. Ini umroh pertama saya dan sangat berkesan,” ungkapnya.

Hj. Eti Sumiati menegaskan, pengalaman dari setiap keberangkatan menjadi bahan evaluasi bagi yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para jemaah.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan para jemaah merupakan amanah yang harus dijaga, bukan sekadar tanggung jawab dalam perjalanan ibadah.

“Kami akan terus berbenah dan meningkatkan pelayanan agar jemaah semakin nyaman dan khusyuk dalam menjalankan ibadah,” katanya.

Dengan kepulangan rombongan tersebut, Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid kembali membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti keberangkatan umroh dan haji berikutnya.

Informasi mengenai program dan keberangkatan selanjutnya dapat diperoleh dengan menghubungi kantor Yayasan Baitul Insan Ar-Raasyid.

Bagi para jemaah yang baru kembali, perjalanan mungkin telah berakhir. Namun, doa dan kerinduan kepada Baitullah diharapkan tetap menjadi bagian dari kehidupan mereka setelah kembali ke Tanah Air.

 

Komentar