Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:51
COMMUNITY

Rangkaian Fornas di Bandung, Lomba Senam Perwatusi Akan Diikuti Ribuan Peserta

Rangkaian Fornas di Bandung, Lomba Senam Perwatusi Akan Diikuti Ribuan Peserta
Anggota Perwastusi menuju Bandung (Dok Perwatusi)

ASKARA -  Dalam rangkaian pelaksanaan ke-7 Festival Olahraga Rekreasi Nasional  di Kabupaten Bandung Jawa Barat, ribuan anggota Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) dari berbagai daerah terus berdatangan untuk mengikuti Lomba Senam Perwatusi yang akan diselenggarakan di Gedung Sabilulungan, Soreang, Bandung, pada hari Rabu (5/7).

Para peserta lomba berdatangan menggunakan berbagai sarana transportasi, mulai dari kendaraan pribadi, kereta, bus, hingga pesawat. Mereka datang dengan penuh kegembiraan untuk memeriahkan festival olahraga yang diadakan setahun sekali ini.

"Perlombaan ini akan terbagi dalam tiga kluster, yakni remaja, dewasa, dan lansia," kata Ketua Umum Perwatusi Anita A Hutagalung, Selasa (4/7).

Dikatakan Anita, pada kesempatan Fornas tahun ini, Perwatusi melakukan eksibisi berupa Gebyar Senam Perwatusi sebagai bagian dari tanggung-jawab Perwatusi untuk berperan aktif menyehatkan bangsa agar memiliki tulang yang kuat serta produktif kini dan nanti.

FORNAS adalah festival yang digarap oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) yang merupakan satu-satunya induk organisasi olahraga masyarakat di Indonesia. FORNAS juga berada di bawah supervisi The Association For International Sports For All (TAFISA).

Dalam kegiatan FORNAS, berbagai cabang olahraga diselenggarakan antara lain, senam kebugaran, yoga, tai chi, olahraga pernapasan, barongsai, olahraga tradisional, sepeda BMX maupun sepeda tua (onthel), push bike bagi anak-anak usia 5-7 tahun, skate board, dan street soccer.

Untuk kegiatan Fornas di Kabupaten Bandung yang berlangsung sepekan dari tanggal 3 Juli, melibatkan kurang lebih 25 ribu orang mengikutsertakan 88 induk organisasi olahraga (inorga) dan 16 nomor pertandingan. Tiga jenis olahraga yang dilombakan yaitu olahraga kesehatan dan kebugaran, olahraga petualangan, dan olahraga tradisional dan kebudayaan.

Menpora Dito Ariotedjo menilai penunjukan Jawa Barat sebagai tuan rumah kegiatan Fornas ke VII sangat tepat. Sebab, masyarakat sangat menyambut dan antusias terhadap perhelatan tersebut.

"Terpilih Jawa Barat menjadi tuan rumah fornas sangat tepat karena dari antusias warga, induk olahraga dan masyarakat menyambut antusias dengan positif," ucap dia di sela-sela acara opening ceremony di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (2/7).

Komentar