Wali Kota Didorong Pimpin Mabicab Pramuka Kota Salatiga
ASKARA – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Salatiga terus bergerak dinamis demi memajukan pendidikan karakter generasi muda. Salah satu langkah strategisnya adalah melakukan audiensi dengan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG, pada Selasa (17/6/2025). Audiensi yang berlangsung hangat di ruang kerja Wali Kota itu bertujuan menjajaki kesediaan dr. Robby untuk menjadi Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Salatiga.
Ketua Kwarcab yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa keberadaan Mabicab sangat vital dalam menopang kebijakan dan arah gerak Gerakan Pramuka di tingkat kota. Diharapkan dengan dipimpinnya Mabicab oleh Wali Kota, sinergi antara gerakan Pramuka dan Pemerintah Kota bisa terjalin lebih solid dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Robby menyambut baik permohonan yang diajukan oleh jajaran Kwarcab. Ia menegaskan pentingnya revitalisasi gerakan kepramukaan agar lebih relevan dan menarik bagi generasi muda. Menurutnya, Pramuka bukan sekadar wadah kegiatan luar ruang, tetapi harus menjadi sarana pembentukan karakter, pengembangan kepemimpinan, serta pemberdayaan ekonomi.
“Saya dorong agar program Pramuka di Salatiga tidak hanya fokus pada kegiatan rutin seremonial. Harus ada perencanaan anggaran yang matang dan kegiatan yang benar-benar menyentuh kehidupan anak-anak dan remaja kita,” ujar dr. Robby.
Lebih lanjut, ia menyampaikan gagasan inovatif mengenai sumber pendanaan kepramukaan yang tidak bergantung semata pada hibah atau APBD. Ia mengusulkan agar Gerakan Pramuka membentuk unit-unit usaha mandiri sebagai bagian dari pemberdayaan anggotanya. Salah satunya adalah dengan membangun “Jaringan Komunikasi Pemuda Wirausaha” yang memungkinkan sinergi antara Pramuka dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Program tersebut nantinya dapat difungsikan untuk memfasilitasi modal, mentoring kewirausahaan, hingga strategi pemasaran produk lokal. Robby merujuk pada keberhasilan program “Madu Pramuka” yang dikelola Kwartir Nasional sebagai contoh inspiratif yang bisa direplikasi di tingkat daerah.
“Komunitas Pramuka sebaiknya memiliki unit usaha sendiri, agar gerakannya lebih mandiri, dan memiliki daya ungkit ekonomi,” tegas Robby.
Ia pun menegaskan bahwa Pemerintah Kota Salatiga siap memberikan dukungan konkret, termasuk kemudahan akses permodalan melalui kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih. Ia berharap, Pramuka di Salatiga bukan hanya aktif di lapangan, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan di bidang sosial dan ekonomi.
Di akhir audiensi, jajaran Kwarcab menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Wali Kota terhadap masa depan gerakan Pramuka. Harapan besar disematkan pada kepemimpinan dr. Robby agar Pramuka Salatiga bisa tumbuh lebih adaptif, berdaya saing, dan menjadi mitra strategis pembangunan daerah.
Audiensi ini menjadi langkah awal menuju transformasi Gerakan Pramuka yang lebih berdaya dan inklusif. Dengan dukungan kepala daerah dan pemerintah kota, Pramuka Salatiga diharapkan bisa tampil sebagai kekuatan sosial yang bukan hanya membentuk karakter, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan semangat wirausaha, Pramuka Salatiga kini menatap arah baru. Tak lagi sekadar gerakan kepanduan, melainkan kekuatan komunitas yang siap menjadi bagian dari solusi atas tantangan zaman. (Dwi Taufan Hidayat)

Komentar