Migran dan Pengungsi
ASKARA - Inkarnasi Allah yg menjelma jadi manusia dan tinggal bersama dengan manusia yang lemah (Immanuel) merupakan wujud nyata kepedulian dan belarasa Allah pada manusia.
Apa perlunya bantu para migran dan pengungsi, sementara kaum kerabat sendiri butuh bantuan? Semestinya tidaklah demikian, karena makin beriman semakin orang itu bersaudara, kian solider punya dan hati pada orang asing, kaum migran, pengungsi yang terpinggirkan.
Keadilan Allah hadirkan keterbukaan, persaudaraan, bongkar menara gading, ajak siapa pun keluar turun ke jalan rayakan kebersanaan di tengah perbedaan.
Siapa pun pelaku perbuatan baik atas nama Tuhan peroleh hidup kekal. Roh Kudus adalah inspirasi kebaikan dalam asma Allah itulah sejatinya Keadilan Allah hadirkan kasih inklusif retas tembok pemisah antar kelompok, suku, ras dan agama.
Mari, ulurkan tangan & untaian doa bagi para pengungsi: di Lebanon, di Ukraina, di Jalur Gaza, di Myanmar & di pelbagai pelosok dunia lainnya.
Salam sehat, berlimpah berkat.
+ Rm Yos. Bintoro, Pr.

Komentar