Selasa, 21 Mei 2024 | 20:22
OPINI

Tarzan Ucup Masuk Kota

Tarzan Ucup Masuk Kota
Film Tarzan (int)

Oleh: Mang Ucup *)

Pada masa kanak-kanak Mang Ucup; Tarzan adalah salah satu tokoh idola saya. Setiap minggu saya selalu membaca komik Tarzan hasil karya dari Harold Foster di majalah Star Weekly.  Kisah Tarzan adalah anak manusia yang dibesarkan oleh kera. Mirip  dengan Mogli anak yang dibesarkan oleh anjing ajak.

Nama Tarzan itu sendiri diserap dari bahasa Mangani yang berarti Tar = Putih Zan = kulit. Tarzan dibesar oleh induk kera yang bernama Kala. Tokoh pemain film Tarzan yang paling terkenal adalah Johnny Weissmueler. Seorang Yahudi asal dari Rumania. Sedangkan monyet Cheeta meninggal dalam usia 80 tahun.

Tarzan akan merasa senang apabila ia bisa hidup di satu taman yang  indah. Dimana banyak tersedia bermacam-macam buah-buahan. Sungai  dengan air bersih untuk mandi dan minum. Tarzan tidak butuh  kendaraan. Ia bisa bergelantungan dari satu pohon ke pohon lain.

Untuk tempat tinggal cukup apabila disediakan satu pohon yang  rindang. Untuk tidur pun tidak dibutuhkan bantal, kasur ataupun  guling. Soundsystem pun tidak ia butuhkan  sebab sudah banyak burung berkicau dan bersiul untuk dia. Ia pun  tidak butuh AC maupun alat-alat elektronik lainnya.

Tarzan pun tidak pernah merasa kesepian. Sudah banyak monyet  ataupun binatang-binatang lain disekitarnya yang bisa diajak ngobrol  ataupun berdiskusi. Jadi ia tidak membutuhkan apa-apa lagi. Semuanya  sudah ia dapatkan dari hutan tempat dimana ia tinggal. Maklumlah Tarzan orangnya sederhana dan mungkin juga karena ia belum pernah hidup di Jakarta ataupun Amsterdam.

Tarzan tidak butuh HP, TV, iPad, WiFi maupun alat-alat elektronik lainnya. Untuk bisa konek dengan gajah atau monyet; cukup dengan  menggaungkan suaranya "Auwooo…oooooo".

Tarzan tidak butuh sepatu Bally maupun pakaian dari Armani/Boss. Seperti juga kera yang tidak butuh pakaian untuk mejeng. Maklum mereka tidak pernah selfie. 

Tarzan makannya selalu buah-buahan dan lalaban yang belum dimasak jadi vegetarian tulen. Ia tidak pernah mengenal ataupun mengicipi menu lainnya. Ia juga tidak mengenal  minuman lainnya selainnya air dari kali. Jadi bisa dipastikan Tarzan tidak pernah punya keluhan diabetes ataupun kolestrol. Bersambung.

*) Tinggal di Amsterdam, Belanda

Komentar