Tanggalkan Rivalitas, Bonek Ziarah dan Doa Bersama di Gate 13
ASKARA - Beberapa suporter Persebaya Surabaya melakukan ziarah dan doa bersama di gate 13 Stadion Kanjuruhan dimana terjadi banyak korban bergelimpangan pada tragedi Kanjuruhan.
Gate 13 salah satu pintu gerbang menuju tribun yang tertutup saat Tragedi Kanjuruhan terjadi pada Sabtu (1/10) lalu, tampaknya menjadi saksi bisu persahabatan suporter Aremania dengan suporter Persebaya Surabaya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap tragedi yang menewaskan ratusan suporter Aremania, mereka menanggalkan rivalitas untuk berdoa bersama di depan gate 13.
Para suporter Persebaya yang dikenal dengan sebutan bonek memanjatkan doa di depan gate 13 yang sudah ditaburi dengan bunga, syal, kaos dan sepatu milik korban tragedi Kanjuruhan
"Untuk para sahabat kita, yang pergi mendahului kita, semoga mereka tenang di tribun barunya. Semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya," ucap perwakilan Ofisial Persebaya Surabaya Alex Tualeka, Kamis (6/10)
Alek menyampaikan, "Untuk teman-teman Aremania, kami dari Surabaya, kami dari keluarga besar Persebaya Surabaya, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Tidak ada sepak bola yang bisa dihargai walau hanya dengan satu nyawa."
Alex berharap, tragedi tersebut menjadi kejadian terakhir dalam dunia persepakbolaan di dunia dan di Indonesia khususnya.

Komentar