Minggu, 14 Agustus 2022 | 03:54
NEWS

PPKM Berpotensi Naik Level

PPKM Berpotensi Naik Level
Ilustrasi PPKM (Dok Istimewa)

ASKARA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyampaikan tidak tertutup kemungkinan naiknya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah. 

"Tidak menutup kemungkinan ke depannya akan ada kenaikan levelling PPKM pada setiap daerah saat evaluasi ke depannya,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam keterangan resminya, Jumat (5/8). 

Sebelumnya, pemerintah memperpanjang PPKM yang dituangkan dalam Instruksi Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 38 Tahun 2022 untuk pelaksanaan PPKM di Jawa dan Bali, yang berlaku mulai 2 hingga 15 Agustus 2022. 

Selain itu, juga menerbitkan Inmendagri Nomor 39 Tahun 2022 untuk PPKM di Luar Jawa dan Bali, yang berlaku mulai 2 Agustus hingga 5 September 2022.

Berdasarkan aturan tersebut, seluruh wilayah kabupaten/kota di Indonesia kini berada di Level 1.

Dikatakan Wiku, level daerah berdasarkan pada indikator transmisi komunitas yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, dan pertimbangan kondisi sosial ekonomi masyarakat dalam menetapkan level PPKM.

“Dimohon kepada seluruh komponen masyarakat termasuk pemerintah kabupaten/kota untuk disiplin terhadap protokol kesehatan dan peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah pusat,” ujar Wiku.

Yang perlu diperhatikan kemungkinan terjadinya peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi. Diiringi dengan mobilitas yang tinggi pada masyarakat dapat berimbas pada peningkatan peluang penularan dan peningkatan kasus di kemudian hari.

Pemerintah pusat serta masyarakat akan terus mengevaluasi dan memonitor kinerja dari pemerintah daerah untuk menjaga keselamatan dan kesehatan dari setiap warganya. 

Pemerintah Daerah diharapkan menggencarkan upaya vaksinasi untuk meningkatkan cakupan. 

Serta masyarakat harus disosialisasikan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindar dari Covid-19 maupun penyakit menular lainnya.

“Oleh karena itu saya meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk mampu meningkatkan cakupan vaksinasi daerahnya yang kedepannya akan selalu diupdate oleh pemerintah pusat, dan terus melakukan sosialisasi pentingnya PHBS kepada masyarakat untuk menjaga herd immunity tetap tinggi,” pungkasnya.

Komentar