Senin, 08 Juni 2026 | 05:41
NEWS

Keluarga Yakin Brigadir J Tewas Akibat Pembunuhan yang Direncanakan

Keluarga Yakin Brigadir J Tewas Akibat Pembunuhan yang Direncanakan
Ilustrasi pembunuhan (Dok Artem Furman-Grid.id)

ASKARA - Pihak keluarga Brigadir J melalui kuasa hukumnya menduga kasus baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo tidak dilakukan perseorangan, melainkan pembunuhan berencana. 

Menurut pihak keluarga, Brigadir J diduga tewas karena serangan bertubi-tubi.

“Kami sangat yakin ini pembunuhan berencana. Ada yang berperan memakai pistol, memukul, melukai dengan senjata tajam, bahkan dengan laras panjang,” ungkap kuasa hukum keluarga, Kamarudin Simanjuntak, di Bareskrim Polri, Senin (18/7). 

Dikatakan Kamarudin, hal itu terlihat dari parahnya luka di sekujur tubuh Brigadir Yosua. Mulai dari bagian mata, telinga, tangan, tulang rusuk, hingga kaki.

"Ada pergeseran rahang, luka di dagu, luka di belakang telinga kurang lebih satu jengkal, dan luka menganga di bahu,” ujarnya.

Kamarudin mengatakan, keluarga Brigadir J meminta autopsi ulang. Sebab, bukti luka di tubuhnya berbeda dengan informasi polisi yang dinilai tidak jelas.

“Karena tidak jelas, harus visum et repertum dan autopsi ulang untuk mengetahui sebab-sebab kematian almarhum,” tandasnya.

Komentar