Wagub DKI Pastikan Holywings Dapat Sanksi
ASKARA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan sanksi kepada Holywings.
Sanksi diberikan usai manajemen Holywings mempromosikan minuman keras atau minuman beralkohol gratis bagi pengunjung yang bernama Muhammad dan Maria.
"Iya (pasti disanksi)," ungkap Riza di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu malam (25/6).
Nantinya, kata Riza, sanksi terhadap Holywings akan dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta.
Mantan Anggota DPR RI itu pun meminta masyarakat bersabar terkait keputusan itu.
"Iya nanti Dinas Parekraf nanti menyampaikan," tandasnya.
Sebelumnya, Diketahui, pihak kepolisian telah menetapkan 6 orang pegawai Holywings sebagai tersangka dalam promosi minuman tersebut.
Keenam tersangka tersebut yakni EJD (27), NDP (36), DAD (27), EA (22), AAB (25), dan AAM (25).
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi menjelaskan peran masing-masing tersangka.
EJD, kata dia, merupakan direktur kreatif Holywings yang bertugas mengawasi 4 divisi yakni kampanye, production house, graphic desainer, dan media sosial.
NDP menjadi kepala tim promosi serta desainer program. Hasil yang diproduksi oleh tim NDP diteruskan ke tim kreatif.
DAD, desainer grafis, memiliki peran sebagai orang yang mendesain promo miras. Sementara EA adalah admin tim promosi yang mengunggah hasil promosi ke media sosial.
AAB, seorang perempuan, merupakan social media officer yang bertugas mengunggah konten terkait Holywings. Sedangkan AAM adalah admin tim promo yang bertugas mengajukan permintaann ke tim kreatif dan memastikan sponsor untuk acara-acara di Holywings.
Sebelumnya, Sebelumnya, pihak Holywings sudah meminta maaf soal promosi gratis tersebut. Menurut pihak Holywings, tim manajemen tak tahu dan menegaskan memberikan sanksi berat kepada tim promosi.
permintaan maaf tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Holywings Indonesia, @holywingsindonesia.
"Terkait dengan viralnya unggahan kami (Holywings Indonesia) menyangkut promosi dengan menggunakan nama Muhammad & Maria. Kami telah menindaklanjuti pihak tim promosi yang membuat promosi tersebut tanpa sepengetahuan manajemen Hollywings Indonesia, dengan sanksi yang sangat berat," tulis Holywings melalui akun Instagramnya.
Holywings mengaku tak berniat mengaitkan unsur agama dalam promosinya. Holywings kembali meminta maaf kepada masyarakat.
"Tidak sampai maksud hati kami untuk mengaitkan unsur agama ke dalam bagian dari promosi kami, oleh karena itu kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia," tulisnya.
Holywings memohon agar masyarakat memaafkan. Kejadian tersebut dijadikan pelajaran bagi Holywings.
"Terimalah permohonan maaf kami dan izinkan kami untuk memperbaiki hal ini serta menjadi lebih baik lagi ke depannya," lanjutnya.

Komentar