Cara Ganjar Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Beri Pak Tarno Dapat Uang Rp20 Juta dan Sembako
ASKARA - Memberikan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga merupakan salah satu cara Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berupaya menurunkan angka kemiskinan di wilayahnya.
Seorang petani yang hidup sendiri di Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan bernama Tarno menjadi sasaran bantuan Ganjar dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jateng,
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai senilai Rp20.000.000 dan beberapa paket sembako untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan.
“Kami coba cari terus rumah-rumah tidak layak huni mudah-mudahan ini bisa membantu. Pak Tarno kan hidupnya sendiri, pisah sama istrinya," kata Ganjar dalam siaran persnya, dikutip Rabu (20/4).
Kata Ganjar, selain sebagai upaya mengentaskan kemiskinan, bantuan RTLH juga dilakukan agar dapat membangun semangat gotong royong masyarakat.
Tak hanya itu, Ganjar juga siap menampung pihak yang ingin memberikan sumbangan, apalagi saat bulan Ramadan seperti sekarang.
Orang nomor satu di Jateng ini berharap makin banyak yang ikut menyumbang, maka makin banyak pula rumah yang bisa direnovasi.
"Jadi, di Ramadan ini kan banyak orang ingin memberikan sumbangan. Yuk kami arahkan,” ujarnya.
Program bantuan RTLH mendapat perhatian khusus dari Ganjar. Tahun ini Ganjar menargetkan melakukan renovasi sebanyak 11.417 rumah warga kurang mampu. (jpnn)

Komentar