15 Gempa Susulan Terjadi di Pasaman Barat
ASKARA - Sebanyak 15 kali gempa susulan (aaftershock) terjadi usai gempa dengan magnitudo 6,1 di Pasaman Barat, Sumatra Utara, Jumat (25/2).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa susulan tersebut terjadi hingga pukul 10.06 WIB.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, magnitudo gempa susulan paling besar 4,2.
Dia juga mengatakan bahwa gempa dengan magnitudo 6,1 di timur laut Pasaman Barat diawali dengan satu gempa pendahuluan dengan magnitudo 5,2.
Gempa tersebut terpusat di darat pada kedalaman 10 km di area sekira 12 km timur laut wilayah Pasaman Barat
Menurut BMKG, getaran gempa dirasakan di wilayah Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Bukitttinggi, Padang Panjang, Padang, Payakumbuh, Aek Godang, Gunung Sitoli, Pesisir Selatan, Rantau Parapat, Nias Selatan, dan Bangkinang.
"Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan di daerah Pasaman Barat yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami," terang Bambang.
Dia mengimbau warga yang berada di dekat daerah pusat gempa menghindari dari bangunan yang retak atau rusak serta memeriksa bangunan tempat tinggal untuk memastikan tidak kerusakan yang bisa membahayakan kestabilan bangunan sebelum masuk ke dalam rumah.

Komentar