Gempa Guncang Bengkulu Selatan, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
ASKARA - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, Sabtu (23/5/2026) pukul 19.40 WIB. Gempa yang berpusat di laut tersebut dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah sekitar pusat gempa.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada pada koordinat 4,67 Lintang Selatan dan 102,57 Bujur Timur atau sekitar 45 kilometer barat daya Bengkulu Selatan dengan kedalaman 17 kilometer.
Sementara itu, data The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 5,2 pada kedalaman 47,7 kilometer. Sedangkan GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman mencatat magnitudo 5,2 dengan kedalaman 10 kilometer.
Berdasarkan analisis geologi, wilayah terdampak berada pada kawasan dataran pantai yang berbatasan dengan perbukitan bergelombang hingga terjal. Kondisi tanah di wilayah tersebut didominasi tanah lunak hingga sedang yang berpotensi memperkuat efek guncangan gempa.
Selain itu, sebagian wilayah tersusun oleh batuan sedimen dan endapan aluvial yang telah mengalami pelapukan sehingga rawan terhadap dampak gempa bumi.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut gempa dipicu aktivitas sesar aktif dengan mekanisme sesar naik pada zona prismatik akresi akibat penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.
Guncangan gempa dirasakan dengan intensitas III hingga IV Skala MMI di sekitar Bengkulu Selatan. Meski pusat gempa berada di laut, kejadian ini dipastikan tidak memicu tsunami karena tidak menyebabkan deformasi dasar laut.
“Hingga laporan ini disusun belum terdapat informasi korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut,” demikian keterangan resmi Badan Geologi.
Namun demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta potensi gerakan tanah di wilayah perbukitan yang dipicu curah hujan tinggi dan guncangan gempa.
Badan Geologi juga mengingatkan bahwa kawasan pantai Bengkulu Selatan termasuk wilayah rawan tsunami dengan potensi tinggi gelombang lebih dari tiga meter apabila terjadi gempa besar di masa mendatang.
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu menyesatkan terkait tsunami maupun gempa susulan. Warga juga diminta memeriksa kondisi bangunan secara mandiri, mematuhi jalur evakuasi, serta menghindari daerah tebing rawan longsor.
Selain itu, pembangunan rumah dan fasilitas umum di Bengkulu Selatan diharapkan mengikuti standar bangunan tahan gempa guna meminimalisir risiko bencana di masa mendatang.

Komentar