Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:25
NEWS

Jubir Luhut Bicara Alasan Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru

Jubir Luhut Bicara Alasan Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru
Ilustrasi PPKM (Dok Istimewa)

ASKARA - Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi mengungkapkan alasan pemerintah batal menerapkan PPKM serentak saat libur Natal dan Tahun Baru.

Menurut Jodi, batalnya Penerapan PPKM level 3 selama Nataru lantaran capaian vaksinasi sudah tinggi. Pemerintah juga akan melakukan asesmen sesuai situasi pandemi yang berlaku dengan beberapa pengetatan.

“Pemerintah tidak akan menerapkan PPKM level 3 pada periode Natal dan tahun baru nanti. Namun kebijakan PPKM di masa Nataru akan dibuat lebih seimbang disertai dengan aktivitas testing dan juga tracing yang akan digencarkan," kata Jodi Mahardi melalui keterangan resmi, Rabu (8/12). 

Dikatakan Jodi, respons perkembangan dari kabijakan keseimbangan tersebut seiring penanganan yang sudah cukup baik. Sehingga pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang.

"Pemerintah memutuskan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah di masa libur menjelang Nataru," ujarnya.

Namun, lanjut Jodi, penerapan PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini. 

"Akan tetapi dengan beberapa pengetatan regulasi," ucapnya.

Tak hanya itu, keputusan ini didasarkan dengan capaian vaksinasi dosis 1 di Jawa Bali yang sudah mencapai 76 persen dan untuk dosis 2 sudah mencapai 56 persen. 

Vaksinasi juga akan terus digenjot dan saat ini telah mencapai 62-64 persen dan 42 persen untuk dosis satu dan dua di Jawa-Bali.

"Sebagai perbandingan belum ada masyarakat Indonesia yang divaksinasi di masa Nataru tahun lalu, serta survei bahwa sudah memiliki cover antibodi Covid-19 yang kuat," pungkasnya.

Komentar