Selasa, 30 November 2021 | 14:06
NEWS

KPK Telisik Aliran Uang Ajang Formula E di Jakarta

KPK Telisik Aliran Uang Ajang Formula E di Jakarta
KPK (Dok INews.id)

ASKARA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami adanya dugaan korupsi dalam rencana penyelenggaraan ajang balap mobil Formula E yang digagas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. 

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan, pihaknya masih mendalami proses pembayaran dalam ajang itu. KPK menduga, Pemprov DKI Jakarta membayar lebih besar dari negara lain dalam menggelar ajang balap Formula E tersebut.

"Kenapa harus membayar lebih dibandingkan kota-kota yang lain. Mungkin dianggap sudah populer. Sudah bisa menarik wisatawan untuk menyaksikan Formula E dan seterusnya," kata Alex Marwata, di Gedung KPK, Kamis (25/11). 

Pemprov DKI Jakarta membayar sebesar Rp2,3 triliun untuk ajang Formula E. Jumlah itu disebut lebih besar ketimbang negara lain yang hanya mengeluarkan Rp1,7 miliar sampai Rp17 miliar.

"Hal itu yang tentu nanti didalami oleh penyelidik, kenapa harus membayar sampai sedemikian mahal, dan seterusnya," ujar Alex.

Di samping pembayaran yang diduga sangat mahal, lanjut Alex, pihaknya juga sedang menelusuri aliran uang dalam ajang tersebut. Menurut Alex, bila ditemukan adanya indikasi pidana, maka pihaknya akan menentukan pihak yang bakal dimintai pertanggungjawaban.

"Tentu saja, informasi-informasi itu yang nanti akan didalami oleh penyelidik. Alasan-alasan kenapa Pemprov DKI membayar sekian-sekian, dan transfernya ke mana,” pungkasnya.

Komentar