Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:42
NEWS

Menag Sampaikan Kerinduan Umat Islam Indonesia dengan Kabah, Gubernur Mekah: Kami Belajar dari Indonesia Tentang Moderasi Beragama

Menag Sampaikan Kerinduan Umat Islam Indonesia dengan Kabah, Gubernur Mekah: Kami Belajar dari Indonesia Tentang Moderasi Beragama
Masjidil Haram ( Abdel Ghani Bashir-AFP)

ASKARA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengunjungi Gubernur Mekah Khalid bin Faisal Al Saud, di Arab Saudi, Minggu (21/11) waktu setempat.

Dalam pertemuan di Kantor Gubernur Mekah itu, Menag Yaqut mengungkapkan, pihaknya akan fokus meningkatkan fasilitas kesehatan di Indonesia yakni faskes yang direkomendasikan pemerintah Arab Saudi berkenaan aturan PCR bagi calon jemaah umrah. 

Menag Yaqut juga menyampaikan umat Islam di Tanah Air sudah rindu mengunjungi Kabah di Mekah.

"Untuk mengobati kerinduan umat Islam di Indonesia, saya juga menyampaikan harapan untuk segera dibukanya kembali penyelenggaraan umrah 1443 Hijriah,” kata Gus Yaqut, sapaannya dalam siaran pers tertulis, Senin (22/11). 

Indonesia, kata Gus Yaqut kepada Khalid bin Faisal Al Saud, siap menjalankan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Saudi. 

Gus Yaqut juga menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia kepada Khalid bin Faisal. Di samping itu, kebijakan dalam persiapan keberangkatan calon jamaah umrah pun turut dijelaskan.

"Saya menyampaikan informasi penanganan Covid-19 di Indonesia secara umum sudah dapat terkendali," tegasnya.

Khalid bin Faisal Al Sa'ud menyambut baik kunjungan Gus Yaqut itu dan menyampaikan komitmennya untuk memberikan pelayanan terhadap calon jamaah umrah dan haji Indonesia. 

Tetapi, Khalid kembali menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menerapkan prokes. Alasannya, penyelenggaraan umrah 1443 Hijriah dan juga haji diselenggarakan masih dalam suasana pandemi.

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga memuji penyebaran prinsip-prinsip Islam yang moderat yang terus dilakukan pemerintah Arab Saudi. 

"Justru kami belajar dari Indonesia tentang moderasi beragama," ungkap Gubernur Makkah Khalid bin Faisal.

Komentar