Kamis, 22 April 2021 | 03:37
NEWS

Pembawa Berita JawaposTV Dilarikan ke IGD Usai Vaksinasi Covid-19

Pembawa Berita JawaposTV Dilarikan ke IGD Usai Vaksinasi Covid-19
Pembawa berita JawaposTV, Dean Cahyani dilarikan ke IGD usai divaksin (Dok Istimewa)

ASKARA - Efek samping yang dirasakan setiap penerima vaksin Covid-19 berbeda-beda. Mulai pusing dan pegal misalnya. Gejala ini sering disebut dengan kejadian ikutan pasca-imunisisasi (KIPI).

Kondisi tak biasa dialami pembawa berita (news anchor) JawaposTV, Dean Cahyani. Dia harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darirat (IGD) RSUD Kebayoran Lama, Jakarta Selatan usai vaksinasi Covid-19 di Gelora Bung Karno (GBK) pada, Kamis (25/2).

Dean menjelaskan bahwa usai menjalani vaksin, dirinya merasa mual dan pusing dan diikuti dengan pembengkakan pada kedua mata dan bibirnya. 

“Jadi tadi setelah vaksin, saya langsung ke kantor buat siaran. Pas mau mulai, saya langsung merasa mual dan pusing. Semua pada panik, karena mata dan bibir alami bengkak, kemungkinan alergi,” kata Dean di Ruang IGD, Kamis (25/2) malam.

Dean juga mengakui efek lain yang dialaminya adalah gangguan penglihatan. Dia tidak bisa melihat karena pembengkakan di kedua matanya itu. 

“Saya nggak bisa melihat, kalau mau kirim pesan harus dekatin handphone,” tuturnya.

Sebelumnya, Dean Cahyani dibawa ke Puskesmas Kebayoran Lama untuk mendapat penanganan darurat. Namun, sesampainya pihak Puskesmas kembali merujuknya ke RSUD Kebayoran Lama. 

Pihak RSUD Kebayoran Lama juga kabarnya akan merujuk Dean ke Rumah Sakit lainnya, karena tidak ada ruang inap bagi pasien yang harus menjalani rawat inap. 

Hingga berita ini diturunkan, Dean Cahyani masih berada di Ruang IGD RSUD Kebayoran Lama dan akan dirujuk kembali ke RS Fatmawati. 

Komentar