Rabu, 20 Oktober 2021 | 06:44
NEWS

Gara-gara Protes Review Produk, Eiger Langsung Disodok Kompetitor

Gara-gara Protes Review Produk, Eiger Langsung Disodok Kompetitor
(IG/Areioutdoorgear)

ASKARA - Eiger Adventure selaku penyedia kebutuhan perlengkapan petualangan tengah membuat heboh jejaring sosial. Apa sebab, Eiger mengirimkan surat protes kepada seorang Youtuber yang melakukan review produknya.

Eiger protes dengan melayangkan surat keberatan kepada Dian Widiyanarko pemilik akun @duniadian. Dia mengaku kaget mendapat surat keberatan dari pihak Eiger atas video review salah satu produk di kanal Youtube miliknya.

Dalam surat bernomor 19/Legal-Eigerindo/I/2021 itu, Eiger mengaku keberatan dengan video unggahan Dian yang berjudul "Review Kacamata EIGER Kerato I Cocok Jadi Kacamata Sepeda."

Surat tersebut menerangkan beberapa poin keberatan dalam video review produk yang dibuat Dian, sebagai berikut:

- Kualitas video review produk yang kurang bagus dari segi pengambilan video yang dapat menyebabkan produk kami terlihat berbeda baik dari segi warna, bahan dan detail aksesoris menjadi terlihat kurang jelas.
- Ada suara di luar video utama yang dapat mengganggu (noise) sehingga informasi tidak jelas bagi konsumen.
- Setting lokasi yang kurang proper bagi pengambilan video.

Eiger pun meminta Dian untuk menghapus video review tersebut dari Youtube. Surat ditandatangani di Bandung, 23 Desember 2020 oleh Hendra selaku HCGA & Legal General Manager Eiger.

Mendapat surat itu, Dian keberatan lantaran dirinya menggunakan uang pribadi untuk membeli produk Eiger tersebut dan bukan sebuah endorse atau kerja sama iklan.

"Halo @eigeradventure, jujur kaget saya dapat surat begini dari anda. Lebih kaget lagi baca poin keberatannya. Saya kan review produk gak Anda endorse. Kalau Anda endorse atau ngiklan boleh lah komplen begitu. Lah ini beli, gak gratis, lalu review pake alat sendiri," tulis Dian di Twitter, Kamis (28/1).

Dian mengaku sudah menjadi konsumen Eiger sejak lama. Namun dia tidak akan menuruti permintaan Eiger untuk menghapus video review-nya. Seraya berjanji tidak akan lagi melakukan review produk-produk Eiger.

"FYI saya ini konsumen setia EIGER sejak lama. Tapi okelah kalau anda keberatan, saya terima keberatannya dan saya mohon maaf. Tapi permintaan untuk menghapus, sory gak bisa. Mulai hari ini saya tidak akan beli produk anda lagi dan tidak akan mereview di channel saya lagi. Biar hanya youtuber bintang lima dengan alat canggih saja yang mereview produk anda," jelasnya.

Menyusul kehebohan surat keberatan Eiger, Arei Outdoorgear sang kompetitor yang juga menyediakan produk-produk serupa seperti menemukan momentum tepat.

Bermula saat Arei mengunggah konten di Instagram. Jika Eiger mengirim surat keberatan kepada konsumen maka Arei menyajikan 'Surat Keringanan'. Sontak langkah itu menjadi sorotan warga Twitter usai dibagikan ulang oleh akun @bhaguz_403.

Arei mengunggah sebuah konten marketing yang bertolak belakang dengan surat keberatan Eiger. Tidak hanya itu, isi atau butir surat Arei pun seakan merespons kecaman warganet terhadap Eiger.

Arei yang juga berproduksi di Bandung mengatakan bahwa siapapun berhak me-review produknya sesuka hati.

Berikut isi surat keringanan Arei:
Dengan ini, kami pihak Arei Outdoorgear dan manajemen menyatakan, bahwa siapapun baik pengguna dan bukan pengguna, baik pelanggan maupun bukan pelanggan, baik yang bersangkutan maupun yang tidak bersangkutan, BERHAK untuk me-review produk kami dengan:

1. Sesuka hati, dengan cara apapun
2. Dengan kamera apapun
3. Dengan tema apapun
4. Dengan lokasi di manapun, kami ikhlas

Unggahan surat keringanan di Instagram @Areioutdoorgear tersebut disukai belasan ribu orang, terhitung sejak satu jam setelah dibagikan.

Warganet tidak ketinggalan memberikan komentar dengan menyinggung hebatnya marketing Arei.

"Marketingnya jos ni. Pindah ke sini aja kagak baperan. Seharusnya kritik sebagai masukan buat memperbaiki kualitas produknya. Namanya produk ada plus minusnya," tulis @_ellenta.

"Mantap. Tetap menghargai konsumen. Brand sebelah mulai keras ya Min," tulis @Mountravellers. (dbs)

Komentar