Selasa, 02 Maret 2021 | 18:16
NEWS

Polisi Dibacok, Denny Siregar: Kalo Menurut Munarman FPI, Itu Bukan Bacok

Polisi Dibacok, Denny Siregar: Kalo Menurut Munarman FPI, Itu Bukan Bacok
Denny Siregar (Instagram)

ASKARA - Demonstrasi beberapa ormas antara lain Persaudaraan Alumni 212, FPI, dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama di sekitar Istana Merdeka mengakibatkan Seorang polisi terluka akibat sabetan senjata tajam jenis samurai saat membubarkan pengunjuk rasa aksi 1812 di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jumat sore (18/12). 

"Ada anggota yang terluka pada saat pembubaran di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. 

Peristiwa itu terjadi saat petugas sedang membubarkan massa yang awalnya berkumpul di Monumen Patung Kuda. 

Polisi kemudian bergerak mendorong massa untuk membubarkan diri, namun saat berada di depan Balai Kota DKI mendadak ada seorang pengunjuk rasa yang mengeluarkan senjata tajam dan menyerang petugas.

Pegiat media sosial, Denny Siregar melalui akun Twitter-nya merespons aksi yang dilakukan demonstran tersebut. 

Denny yang berseberangan dengan Habib Rizieq Shihab dan Front Pembela Islam (FPI) itu menyebut nama Ketua DPP FPI, Munarman.

"Kalo menurut Munarman FPI, itu bukan bacok.." kicaunya, Minggu (20/12). 

"Cuman colek dikit doang..." tambahnya.  

Demonstrasi yang dilakukan pendukung Rizieq itu menyampaikan tuntutan pembebasan Rizieq Shihab dan pengusutan kasus tewasnya enam laskar FPI.

Polda Metro Jaya sendiri tidak mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) yang diperlukan sebagai izin untuk menggelar unjuk rasa.

Komentar