Punya Tanggung Jawab Masing-masing, DPR Minta Kang Emil Jangan Cengeng
ASKARA - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Nasir Djamil menyindir Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang meminta Menko Polhukam Mahfud MD bertanggung jawab terkait kerumunan pendukung Rizieq Shihab.
"Jangan cengeng. Masing-masing sudah punya tanggung jawab sesuai perundang-undangan," kata Nasir Djamil dalam pesan singkatnya, Kamis (17/12).
Politikus PKS itu mengatakan, tindakan menagih tanggung jawab dari seorang menteri justru berimbas negatif kepada Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil.
Menurut Nasir Djamil, secara politik, Kang Emil akan dinilai publik tidak siap memikul beban sebagai pejabat setelah melempar tanggung jawab.
"Melemparkan tanggung jawab ke menko polhukam soal kerumunan menunjukan Ridwan Kamil belum siap memikul tanggung jawab," ujarnya.
Di sisi lain, tindakan melempar tanggung jawab yang dipertontonkan oleh Kang Emil memperlihatkan lemahnya tingkat koordinasi antara daerah dan pusat.
"Jadi melemparkan tanggung jawab ke menko polhukam sama saja memperlihatkan bahwa tidak ada koordinasi antara pusat dan daerah," jelas Nasir Djamil.
Sebelumnya, Kang Emil menyinggung peran Mahfud MD terhadap kisruh kasus kerumunan orang saat petinggi FPI Rizieq Shihab saat pulang dari Arab Saudi.
Menurut Kang Emil, kerumunan yang dihadiri Rizieq dipicu dari pernyataan Mahfud MD.
"Menurut saya semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statement dari Pak Mahfud di mana penjemputan HRS ini diizinkan," kata Kang Emil. (jpnn)

Komentar