Rabu, 17 Juni 2026 | 19:56
NEWS

Ridwan Kamil Optimistis Warganya Disiplin Protokol Kesehatan Saat Pencoblosan

Ridwan Kamil Optimistis Warganya Disiplin Protokol Kesehatan Saat Pencoblosan
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (CNBC)

ASKARA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat pencoblosan Pilkada Serentak 2020 pada Rabu (9/12).

Ada delapan daerah di Jabar yang akan menggelar pesta demokrasi yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.

"Walaupun ada prediksi potensi penambahan kasus namun saya meyakini dengan menerapkan protokol kesehatan ketat penularan bisa dihindari," kata Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (7/12).

Jika masyarakat disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, dia optimis penularan Covid-19 saat pemungutan suara dapat dicegah.

Ada sekitar 32.305 Tempat Pemungutan Suara di delapan daerah di Jabar yang menggelar pilkada. Sedangkan jumlah pemilih mencapai 11.632.816 orang. Setiap TPS akan ada sekitar 350 pemilih. Pencoblosan dimulai pukul 07.00 sampai 13.00 WIB.

Selain itu, Ridwan Kamil menginstruksikan Satgas Penanganan Covid-19 untuk intens mengampanyekan protokol kesehatan sebelum pencoblosan dilaksanakan.

Dia pun mendorong KPUD Jabar melakukan simulasi pencoblosan secara komprehensif untuk mencegah munculnya kerumunan saat pencoblosan.

"Kita sudah mitigasi seminimal mungkin tidak terjadi kasus, sampai beberapa kali saya beri masukan bagaimana flow manusia jangan terlalu lama di satu titik TPS," ujarnya.

Ridwan Kamil optimistis warga Jabar akan disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat selama pilkada. Dia meyakini Pilkada Serentak 2020 di Jabar akan berlangsung kondusif dan aman dari penularan Covid-19.

"Kalau libur panjang disiplin 3M-nya tidak 100 persen karena orang lagi euforia bergembira. Tapi, kalau pilkada orang akan lebih serius dan disiplin," katanya.

"Sudah 10 tahun tidak ada hal-hal luar biasa (saat pilkada berlangsung). Namun, kini tantangannya adalah Covid-19. Saya bertekad betul Pilkada Jabar bisa kembali sukses," jelas gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut. (ant)

Komentar